Seorang Kakek di Bojonegoro Setubuhi Anak Dibawah Umur

Jum'at, 11 Agustus 2017 21:56:32
Reporter : Tulus Adarrma
Seorang Kakek di Bojonegoro Setubuhi Anak Dibawah Umur

Bojonegoro (beritajatim.com) - Seorang kakek berinisial MTJ (60) warga asal Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro diamankan petugas kepolisian. Dia dilaporkan karena usai melakukan pencabulan terhadap anak dibawah umur.

Pelaku diamankan jajaran Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Kapas pada Rabu (9/8/2017) di rumahnya. Saat ini tersangka ditahan di sel tahanan Polsek Bojonegoro Kota, sementara kasusnya ditangani Unit PPA Sat Reskrim Polres Bojonegoro.

Kapolsek Kapas, AKP Ngatimin, mengatakan, pelaku ditangkap petugas setelah dilaporkan oleh orang tua korban pada Rabu (9/8/2017). "Peristiwa persetubuhan tersebut terjadi pada tanggal 2 April 2017 lalu," ujar Kapolsek, Jumat (11/8/2017).

Kapolsek mengungkapkan, peristiwa persetubuhan tersebut bermula pada Minggu (2/4/2017) sekitar pukul 12.00 WIB, saat itu korban gadis yang masih berusia 12 tahun hendak mengambil mukena di Mushola dengan maksud untuk dicuci.

"Akan tetapi korban ditarik oleh pelaku, kemudian dibawa masuk ke dalam sebuah rumah kosong," lanjut Kapolsek.

Setelah berada di rumah kosong, lanjut Ngatimin, pelaku menyetubuhi korban sebanyak satu kali. Karena mendapat ancaman dari pelaku, sehingga korban tidak bisa melawan. "Sebelum disetubuhi, korban diancam dengan kata-kata oleh pelaku," lanjutnya.

Sementara, lanjut Kapolsek, perisitiwa persetubuhan tersebut baru diketahui pada Rabu (9/8/2017), saat itu ibu korban mencurigai anaknya berperilaku aneh yang kemudian anak gadisnya mengaku kalau pernah disetubuhi oleh pelaku.

"Selanjutnya ibu korban melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Kapas untuk dilakukan proses hukum," jelasnya.

Setelah mendapatkan laporan tersebut, anggota Unit Reskrim Polsek Kapas, segera menangkap pelaku. Setelah dilakukan penangkapan, berdasarkan interogasi awal, pelaku mengakui telah menyetubuhi korban.

"Untuk proses hukum lebih lanjut, peristiwa tersebut kami limpahkan ke Unit PPA Sat Reskrim Polres Bojonegoro," imbuh Kapolsek.

Secara terpisah, Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro membenarkan bahwa jajaran Unit Reskrim Polsek Kapas telah mengamankan seorang pelaku yang diduga telah melakukan persetubuhan terhadap anak dibawah umur.

"Saat ini tersangka dititipkan penahanannya di sel tahanan Polsek Bojonegoro Kota, sementara kasusnya ditangani Unit PPA Sat Reskrim Polres Bojonegoro," terang Kapolres.

Atas perbuatannya, pelaku disangka telah melanggar Pasal 76D juncto Pasal 81 ayat (1) dan (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, Karena telah melakukan tipu muslihat untuk melakukan persetubuhan terhadap anak dibawah umur.
"Tersangka diancam dengan pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun dan denda paling banyak Rp 5 milyar," pungkas Kapolres. [lus/kun]

Tag : cabul, bojonegoro

Berita Terkait

Kanal Hukum & Kriminal