Oknum TNI yang Pukul Polisi ternyata Sakit Jiwa

Jum'at, 11 Agustus 2017 16:14:43
Reporter : -
Oknum TNI yang Pukul Polisi ternyata Sakit Jiwa

Jakarta (beritajatim.com) - Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo angkat bicara terkait insiden pemukulan yang dilakukan anggotanya terhadap Anggota Polantas di Pekanbaru. Aksi 'preman' yang viral itu membuat Gatot meminta maaf.

"Atas kejadian tersebut, saya minta maaf kepada Polri. Anggota tersebut saat ini dalam proses penyelidikan," kata Gatot di Jakarta, Jumat (11/8/2017).

Tindakan tegas juga sudah dilakukan atasan Serda Wira Sinaga meski katanya mengalami gangguan jiwa.

"Sudah ditahan. TNI enggak akan mengeluarkan, memecat anggota tanpa proses hukum. Diproses tapi dia sakit jiwa, tapi tetap kita proses hukum. Nanti hukum yang akan menentukan bagaimana," katanya.

Gatot pun mempersilahkan kepada semua pihak untuk mengecek informasi gangguan kejiwaan yang dialami anggotanya tersebut.

"Tiap minggu konsultasi. Wartawan bisa cek di Rumah Sakit Jiwa, apakah benar sakit jiwa atau tidak," tandasnya.

Video oknum TNI anggota Komando Resor Militer 031/Wirabima berkelahi memukul helm Polisi Lalu Lintas Pekanbaru di Jalan Sudirman menjadi viral di dunia maya.

Saat itu Personil Polantas tersebut beriringan dengan oknum anggota TNI yang tidak pakai helm. Namun saat itu Bripda Yoga tidak ada menegur ataupun memberhentikan oknum TNI tersebut. Lalu, oknum anggota TNI tersebut mengejar Bripda Yoga dan menabrak motornya dari belakang. Selanjut memukul helm (kepala) Bripda Yoga empat kali. [but]

Tag : penganiayaan

Berita Terkait

Kanal Hukum & Kriminal