Tabrak dan Pukul Polisi, Oknum TNI Minta Maaf

Jum'at, 11 Agustus 2017 11:07:34
Reporter : -
Tabrak dan Pukul Polisi, Oknum TNI Minta Maaf

Pekanbaru (beritajatim.com) - Oknum Anggota TNI pemukul Anggota Polantas di Kota Pekanbaru yang videonya viral di dunia maya akhirnya ditindak tegas.

Komandan Resor Militer 031/Wirabima, Brigjen TNI Abdul Karim mewakili oknum anggota pemukul berinisial WS meminta maaf atas insiden tersebut.

"Kami semua mengaturkan mohon maaf sebesar-besarnya kepada jajaran Polri, khususnya jajaran Polda Riau," kata Brigjen TNI Abdul Karim di Pekanbaru, Jumat (11/8/2017).

Permohonan maaf tersebut disampaikan Abdul Karim langsung dari ruang tahanan Detasemen Polisi Militer Kota Pekanbaru, tempat Serda WS ditahan. Serda WS ditahan Polisi Militer usai melakukan pemukulan kepada anggota Satlantas Polresta Pekanbaru, Bripda Yoga Vernando di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru, Kamis siang (10/8/2017).

"Kami memohon maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia kepada yang menonton video itu," pintanya.

Sebelumnya, aksi pemukulan yang menimpa anggotanya itu terjadi pada Kamis (10/8/2017) sekitar pukul 17.30 WIB petang.

Ketika itu Bripda Yoga Vernando dari Satuan Lantas Polresta Pekanbaru sedang melaksanakan patroli di sekitar Jalan Jendral Sudirman tepatnya di depan Plaza Ramayana.

Saat itu Personil Polantas tersebut beriringan dengan oknum anggota TNI yang tidak pakai helm. Namun saat itu Bripda Yoga tidak ada menegur ataupun memberhentikan oknum TNI tersebut. Lalu, tanpa sebab, oknum anggota TNI tersebut mengejar Bripda Yoga dan menabrak motornya dari belakang.

Selanjut memukul helm (kepala) Bripda Yoga empat kali. Pasca kejadian, sekitar pukul 19.30 WIB Kapten Latif (Katim Intel Korem) telah mendatangi Bripda Yoga untuk meminta maaf terkait insiden tersebut. [but]

Tag : penganiayaan

Berita Terkait

Kanal Hukum & Kriminal