Polres Mojokerto Kota Pantau Toko Emas

Jum'at, 09 Juni 2017 14:06:24
Reporter : Misti P.
Polres Mojokerto Kota Pantau Toko Emas

Mojokerto (beritajatim.com) - Anggota Sabhara Polres Mojokerto Kota melakukan pemantauan dan pengecekan obyek vital berupa perbankan dan toko emas di wilayah hukum Polres Mojokerto Kota, Jum'at (9/6/2017).

Pantauan dan pengecekan setiap hari Jum'at tersebut dilakukan lebih optimal dibanding hari biasa karena rawan terjadinya tindak pidana.

Kasat Sabhara Polres Mojokerto Kota, AKP Heru Purwandi mengatakan, kegiatan tersebut merupakan patroli pantau wilayah dalam rangka menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah hukum Polres Mojokerto Kota. "Setiap Jum'at melakukan patroli optimal dengan melibatkan seluruh personil," ungkapnya.

Masih kata Kasat, seluruh personil yang ada di Polres Mojokerto Kota yang siaga diikutsertakan untuk menjaga keamanan. Pasalnya, hari Jum'at merupakan hari terakhir kegiatan transaksi keuangan sehingga dibutuhkan personil yang banyak untuk mengisi di tempat kerawanan yang dimungkinkan terjadi tindak pidana.

"Selama puasa, kita lebih optimal karena menyangkut kerawanan yakni merupakan kegiatan rutin di masyarakat. Bulan puasa, banyak masyarakat berakfivitas baik transaksi keuangan dan belanja sehingga ditambah personil agar lebih optimal. Dari pengecekan tadi, ada beberapa tempat transaksi keuangan seperti toko emas sudah dilengkapi dengan CCTV," katanya.

Sementara yang belum melengkapi dengan CCTV, pihaknya menghimbau agar pemilik toko emas melengkapi CCTV. Karena menurutnya, keberadaan CCTV sangat penting untuk membantu pelaksanaan penyelidikan jika terjadi sesuatu kejahatan. Sehingga pihaknya lebih memprioritaskan pemantauan di perbankan dan toko emas.

"Karena lebih mudah menjadi sasaran tindak kejahatan. Di wilayah kita ada 15 perbankan, kita menempatkan satu personil dengan senjata lengkap. Namun jika dibutuhkan lebih bisa komunikasi lebih lanjut. Untuk bank besar ada pengamanan dari kita, sedangkan untuk toko emas sifatnya patroli. Di seputaran Jalan Majapahit kita tempatkan personil untuk melakukan pemantauan," ujarnya.

Menurutnya, dengan keberadaan anggota di obyek vital tersebut bisa membuat efek jera para pelaku tindak pidana. Kasat menambahkan, pelaksanaan tiap hari hanya menjelang lebaran lebih optimal yakni 3 sampai 4 personil dari jumlah personil sebelumnya disesuaikan dengan obyek yang diamankan.

"Setiap hari, kita siagakan satu pleton untuk melaksanakan pengamanan. Disamping itu ada personil dari polsek, untuk saat ini obyek vital di wilayah kita masih kondusif karena dengan keberadaan personil juga dirasakan pihak pelaku dan masyarakat juga tenang melaksanakan transaksi. Kita juga himbau ke pengelola toko kerawanan jelang lebaran," tuturnya.

Karena tiap toko emas ada peningkatan baik masyarakat yang menjual maupun membeli. Sehingga pihaknya menghimbau agar lebih waspada dan hati-hati karena masyarakat membawa uang. Sementara pihak kepolisian tidak bisa memantau secara langsung, jika ada CCTV maka bisa membantu jika ada sesuatu.

"Tidak hanya menemukan tapi jika mendapatkan informasi yang tidak semestinya, seperti ancaman bisa melaporkan ke pihak kepolisian. Masyarakat yang membutuhkan bantuan pengamanan saat menyetor atau mengambil uang di bank dalam jumlah besar, kami juga siap," pungkasnya.[tin/ted]

Tag : idul fitri

Berita Terkait

Komentar

Kanal Hukum & Kriminal