MCW Dukung Polisi Selidiki Proyek Lelang Bawang Merah Bermasalah

Jum'at, 19 Mei 2017 17:34:05
Reporter : Brama Yoga Kiswara
MCW Dukung Polisi Selidiki Proyek Lelang Bawang Merah Bermasalah
Kebun Bawang Malang

Malang (beritajatim.com) - Dugaan rekayasa proyek lelang fasilitasi bibit bawang merah pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Malang senilai Rp 4,7 milyar menuai sorotan banyak pihak.

Lembaga pemantau kasus korupsi, Malang Coruption Wacth (MCW) mengindikasikan, ada campur tangan mafia proyek yang mengatur proses lelang dan tender melalui ULP Pemkab Malang.

“Kami melihat kasus ini sudah masuk keranah Polisi. Artinya MCW akan mendukung langkah penegak hukum untuk mengusut tuntas dugaan kecurangan proses lelang pengadaan barang dan jasa pemerintah,” tegas Badan Pekerja MCW, Fachrudin, Jumat (19/5/2017).

Kata dia, proses pengadaan barang dan jasa daripemerintah, berpotensi mengundang persoalan besar. Hal itu apabila proses pengadaan, dilakukan oleh perusahaan yang kurang jelas kredibilitasnya.
Sejauh ini, lanjut Fachrudin, MCW sudah melakukan analisa terhadap pihak ketiga yang menang tender dan terindikasi bermasalah.

“Jika dilihat dalam Perpres nomor 54 tahun 2010 tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah sudah diatur dengan jelas. Proses lelang dan pengadaan yang terindikasi menyimpang harus ditindak lanjuti secara serius,” tegasnya.

Ia melanjutkan, jika tidak segera ditindak tegas, MCW khawatir ada permainan proses pengadaan yang diotaki oleh jaringan sindikat mafia proyek. MCW berharap, proses lelang pengadaan bibit bawang ini adalah pintu masuk untuk membongkar rekayasa dalam proses lelang barang dan jasa pemerintah. Sehingga, hal ini berpotensi merugikan keuangan negara.

“Saya melihat tender di LPSE Kabupaten Malang ada beberapa CV yang itu-itu saja, dari tahun ke tahun CV yang menang tetap itu saja,” bebernya.

Fachrudin menambahkan, proses lelang melalui LPSE harus segera ditertibkan. Jika ada CV tapi tidak ada kantornya dan tidak memenuhi syarat tender, harus ditindak tegas.

“Temuan CV yang tidak ada kantornya ini, ya semoga saja tidak ada hubungannya dengan pilkada beberapa waktu lalu. Karena prinsipnya, MCW mendukung upaya kepolisian untuk mengungkap kasus ini,” paparnya.

Masih kata Fachrudin terkait adakah mafia proyek dalam proses lelang sejauh ini? MCW menilai jika hal itu bukanlah kasus yang baru di Kabupaten Malang. Apalagi, anggaran diwilayah ini cukup besar dengan pengawasan yang masih minim. (yog/ted)

Tag : bawang, malang

Berita Terkait

Kanal Hukum & Kriminal