Kapolda, Mentan dan Gus Ipul Sidak Home Industri Minyak Goreng Kutisari Selatan

Jum'at, 19 Mei 2017 17:23:21
Reporter : Ragil Priyonggo
Kapolda, Mentan dan Gus Ipul Sidak Home Industri Minyak Goreng Kutisari Selatan
Kapolda Jatim dan Wagub Jatim Saifullah Yusuf meninjau minyak curah

Surabaya (beritajatim.com) - Kapolda Jatim Irjen Machfud Arifin bersama Menteri Pertanian Arman Sulaiman dan Wagub Jatim Saifullah Yusuf meninjau ke tempat home industri pengemasan minyak curah dikemas menjadi minyak goreng di Kutisari Selatan.

tidak hanya mendatangi gudang garam oplosan milik PT Garindo Sejahtera Abadi yang ada di Jalan Mayjen Sungkono, Gresik.

Sebelumnya hari Rabu (10/5/) lalu tempat ini telah dibongkar oleh Tim Satgas Pangan Polrestabes Surabaya.

Kegiatan ini hanya meninjau ulang dari hasil ungkap Tim Satgas Pangan yang dibentuk oleh Polda Jatim berkat perintah Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

"Ternyata setelah dibentuk tim satgas pangan sangat semangat dalam melaksanakan tugasnya,"  kata Kapolda Jatim, Irjen Machfud Arifin dilokasi pengemasan minyak, Jumat (19/5/2017).

Dan hasil ungkap satgas pangan dari Satreskrim Polrestabes Surabaya ini cukup luar biasa, hingga mendapatkan abon sapi oplosan, pengolah makanan ringan yang ternyata tepung bahanya dari roti tidak layak dimakan atau basi

Akpol lulusan 1986 ini juga menjelaskan bahwa pengusaha abon nekat mengoplos daging sapi dengan lebih mendominasi daging ayam. Diduga ingin mencari untung besar.

"Abon sapi ini sangat tidak higenis, sebab tempatnya kumuh, dan cara pengolahannya pakai minyak bekas," terang Mantan Kadiv TI Polri.

Dan temuan tim satgas polrestabes terbaru yakni cemilan atau makanan ringan yang ternyata bahannya yakni tepung terbuat dari roti basi.

"Bisanya makan ringan atau cemilan ini disuaki sama anak-anak," imbuh mantan Kapolda Kalimantan Selatan.

Sedangkan pada temuan penggemasan minyak goreng milik UD Usman Jaya, terbukti melanggar dan tim satgas tetap menindak.

"Kalau minyak ini surat izin industri tidak ada, surat izin edar juga ndak ada, tentunya perlindungan konsumen juga kena, industri juga kena jadi tetap kami tindak," papar Kapolda.

Sementara itu, Saifullah Yusuf sangat berterimakasih pada pihak kepolisian dalam keberihasilan mengungkap usaha yang telah melanggar dalam aturan pangan dan sembako.

"Polisi telah menunjukan kotminmennya, dan mudah-mudahan hal ini bisa membuat jerah bagi yang telah melanggar ketentuan dalam usaha," terang Gus Ipul.

Sehingga pemerintah daerah mengajak masyarakat untuk melaporkan. Jika menemukan ada usaha-usaha yang mencurigakan, segera lapor ke polisi untuk dapat ditindak lanjut.

"Tetapi masyarakat membantu polisi dengan memberikan lapor akurat tentang adanya usaha yang melanggar aturan ketentuan," paparnya.[gil/ted]

Tag : satgas pangan

Berita Terkait

Kanal Hukum & Kriminal