Inilah Upaya Surabaya Blokir Konten Porno di HP Siswa

Kamis, 19 Mei 2016 20:49:20
Reporter : Fahrizal Tito
Inilah Upaya Surabaya Blokir Konten Porno di HP Siswa

Surabaya (beritajatim.com) - Untuk menekan angka kekerasan seksual terhadap perempuan yang semakin meningkat, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bertekad akan mengambil kebijakan tegas. Kebijakan yang melibatkan sekolah-sekolah se Kota Pahlawan.

"Berkaca dari kasus kebebasan mengakses konten porno, kami akan menerapkan menginstal aplikasi chat lock dan mengedukasi masing-masing orang tua. Agar anak-anaknya tidak terlibat dalam kekerasan seksual,"  ujar Sekretaris Kota (Sekkota) Surabaya, Hendro Gunawan usai membuka acara Widya Wahana Pendidikan 2016 yang diselenggarakan Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya, di Balai Pemuda, Kamis (19/5/2016).

Ia menjelaskan, belakangan ini masyarakat umum dan anak di bawah umur dengan mudah mengakses tontonan pornografi melalui smarthandphone yang dimilikinya, ini juga sebagai pemicu angka kekerasan. “Pornografi ini salah satu isu penting dalam mencegah kekerasan seksual,” jelasnya.

Metode, lanjutnya. Pemkot akan membantu menginstalasi aplikasi tersebut ketiap HP atau smartphone. “Misalnya ada yang bawa HP, kami instalasi aplikasi chat lock-nya. Kemudian kita beri edukasi kepada masing-masing orang tua,” ujarnya.

Edukasi berupa penjelasan fungsi penanaman aplikasi tersebut. Sehingga orang tua tahu hanya mode-mode tertentu dalam HP yang dapat berfungsi.

"Meski demikian, masih ada kebijakan lain yang akan diambil Pemkot untuk memberantas tayangan pornografi yaitu Kami akan meminta warung internet (warnet) untuk tidak buka 24 jam,” tuturnya.

Untuk menginstal aplikasi di lingkup sekolah, pihaknya akan berkeliling kesekolah-sekolah dengan mengumpulkan Hp yang dibawa siswa kemudian dibantu instalasi aplikasi pembatasan konten. “Begitu siswa beli Hp, fungsi dari sekolah dimanfaatkan,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya, Ikhsan mengaku akan mendukung kebijakan tersebut. Salah satunya dengan membentuk tim dari lintas satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan masyarakat.

“Tim itu berisi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Surabaya, relawan IT Surabaya, dan sebagainya,” ungkap Ikhsan. [ito/but]

Tag : pornografi

Berita Terkait

Kanal Hukum & Kriminal