Di Malang Ada Warung Bakso Sediakan Tempat Khusus Wanita Bercadar

Senin, 31 Desember 2018 13:07:25
Reporter : Lucky Aditya Ramadhan
Di Malang Ada Warung Bakso Sediakan Tempat Khusus Wanita Bercadar

Malang(beritajatim.com) - Sebuah warung bakso, depot Bakso Priangan milik Yayat Hidayat di Jalan Patimura, Klojen, Kota Malang menyediakan tempat makan khusus bagi wanita muslim bercadar. Tempat ini menjadi ruang privat bagi wanita bercadar.

Manajer Bakso Priangan, sekaligus putra Yayat Hidayat yakni Muhammad Yoesuf mengatakan konsep tempat khusus lebih kepada memberikan rasa nyaman untuk pengunjung.

Harapanya wanita bercadar mendapat ruang privat, serta merasakan makan seperti di rumahnya tanpa harus bingung menjaga aurat.

\"Kebetulan, banyak pengunjung disini yang menggunakan cadar. Paling sering keluarga habaib di Malang. Kadang kalau kesini kita kesulitan mencarikan tempat,\" kata Yoesuf, Senin, (31/12/2018).

Yoesuf bercerita, suatu hari ada rombongan keluarga habib berkunjung ke warung bakso ini. Keluarga habib itu makan di dalam warung bersama anak-anaknya, namun istrinya makan bakso di dalam mobil karena menggunakan cadar.

Setelah itu, Bakso Priangan ingin menyediakan tempat khusus bagi wanita bercadar, sebab hampir setiap hari ada rombongan bercadar yang membeli Bakso di warung ini. Kebetulan, warung mie sebelah Bakso Priangan tak lagi meneruskan kontrak kiosnya.

Akhirnya pengelola Bakso Priangan menyewa kios sebaelah yang sebelumnya digunakan untuk berjualan mie. Pengelola kemudian menyediakan ruangan 4 x 2, dengan 2 meja dan 8 kursi.

\"Setelah kios sebelah kosong akhirnya kita bilang ke pemilik untuk sewa. Setelah itu kita lihat kok ada ruangan seperti ini, enakanya buat apa ya ?. Akhirnya oke kita buat tempat khusus wanita bercadar dan musholla di lantai 2,\" papar Yoesuf.

Yoesuf menyebut, konsep khusus wanita bercadar baru berjalan hampir satu pekan. Hampir setiap hari ada pengunjung yang makan di tempat khusus bercadar itu. Selain itu, pemilik Bakso Priangan atau ayahnya memiliki latar belakang pondok pesantren.

\"Latar belakang bapak kan santri pernah belajar di pondok pesantren. Di ponpesnya itu untuk wanita memang menggunakan cadar. Apalagi kan juga banyak habib yang menjadi pelanggan kita,\" tandasnya. (luc/ted)

Tag : kuliner

Berita Terkait

Komentar

Kanal Gaya Hidup