MFF Hadirkan Trend Fashion Busana Muslim 2019

Selasa, 25 September 2018 22:01:14
Reporter : Renni Susilawati
MFF Hadirkan Trend Fashion Busana Muslim 2019

Surabaya (beritajatim.com) - Neo Moda akan menjadi trend fashion busana muslim di 2019. Perpaduan warna-warna metal seperti abu-abu dan perak serta ornamen-ornamen Afrofuturism, feminisme hingga ornamen elektrik tetapi terbuat dari bahan baju yang organik dan mudah terurai saat tidak digunakan lagi akan menjadi pilihan para perancang busana muslim di Jatim.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua BPD Jatim Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia (APPMI), Denny Djuwardi, dimana kedepan kesan glamor yang berbalut dengan kesan elektrik serta gaya busana ala robot tetapi tetap menonjolkan feminisme wanita syariah di 2019 masih menjadi andalan fashion mode muslimah di Indonesia.

Trend setter baru ini akan diperkenalkan para desainer muslim dalam Moslem Fashion Festival (MFF) yang diadakan di Royal Plaza pada 12-14 Oktober 2018. Event yang sudah diadakan sejak 9 tahun yang lalu ini menjadi salah satu kiblat mode fashion muslim di Jatim bahkan Indonesia Timur.

"Kami ingat sekali pertama kali Moslem Fashion Festival ini digelar di Royal Plaza dan tantangannya cukup besar. Namun kini Moslem Fashion Festival sudah menjadi salah satu agenda yang ditunggu para muslimah bahkan fashion desainer dari daerah lain," jelas General Manager Royal Plaza, Vicky Ratih, Selasa (25/9/2018).

Moslem Fashion Festival ini diharapkan  mampu menumbuhkan perancang muda berbakat untuk mengembangkan desain busana muslim. Nantinya para pengunjung disuguhkan berbagai model busana muslim dari 8 desainer busana muslim yang sudah puny  nama yakni, Adi Kusuma, Gita Orlin, Lia Afif, Lilik Suhariyati, Lita Berlianti, Ulfa Mumtaza, Wiwied Mayasari, Yuyuk Nurmaisyah. Serta bintang tamu Gee Batik by Sugeng Waskito.

Sedangkan pada hari kedua, akan tambil dari para peserta pameran, antara lain Riris Ghoflr, Rodeo Pradani, Q-ta Label, Binartika, Tuflana, Dewi Nursanti, F n D labels, Majmal, Vera Suraiya. Tampil pada hari ketiga, yakni House of Anna, Arinda, Aura, Komunitas Kucing Jalan (mahasiswa Despro ITS), Kala Senja, Gamello, Almaree, Obib Nahrawi.

Hal yang sama juga diamini oleh Direktur Distribusi Indonesia Timur PT Vitapharm (Viva Cosmetic), Yusuf Wiharto, mengaku pihaknya juga akan memberikan support penuh dalam menyediakan kosmetik yang halal bagi para model. Sehingga bukan hanya busananya saja yang syar'i tetapi kosmetik yang digunakan juga harus halal.

"Dan semua produk Viva Cosmetic sudah terjamin kehalalannya sejak awal berdiri 56 tahun yang lalu. Dan kini semua produk kosmetik kami sudah memiliki logo halal sehingga yang muslim pun tenang menggunakannya," tandas Yusuf. [rea/suf]

Tag : fashion

Berita Terkait

Komentar

Kanal Gaya Hidup