Wabup Tuban Tinjau Gua Eksotis Bawah Tambang Kapur

Selasa, 07 Agustus 2018 21:58:35
Reporter : M Muthohar
Wabup Tuban Tinjau Gua Eksotis Bawah Tambang Kapur

Tuban (beritajatim.com) - Wakil Bupati (Wabu) Tuban, Noor Nahar Hussein melakukan peninjauan terhadap lokasia penemuan gua eksotis yang berada di bawah lokasi tambang batu kapur yang ada di Dusun Krajan, Desa Jadi, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Selasa (7/8/2018).

Peninjauan gua tersebut dilakukan oleh Wabup Tuban untuk mengecek apakah gua tersebut bisa dijadikan tempat wisata umum atau tidak. Dalam kesempatan itu, Wabup mengajak sejumlah dinas terkait untuk melakukan pemetaan dan pendataan potensi gua yang ada di bawah tambang itu.

"Saya datang kesini adalah untuk memastikan keberadaan gua ini. Sebelumnya memang sudah ramai beritanya dan viral di media sosial," terang Noor Nahar Hussein, Wakil Bupati Tuban saat mengecek keberadaan gua tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup meminta keberadaan gua yang memiliki panjang sekitar 214 meter dengan lebar sekitar 15 meter itu supaya kondisinya diamankan dan dijaga kelestariannya sambil menunggu penelitian lebih lanjut. Sedangkan, keberadaan para penambang batu kapur yang ada di sekitar gua tersebut harus berhenti sementara.

"Ini masih kita kumpulkan data secara topologi, geologi maupun kajian lingkungannya. Sementara para penambang sekitar sini untuk berhenti dulu, sambil menungu rekomendasi lebih lanjut," papar Noor Nahar Hussein yang juga mengecek lahan sekitar penemuan gua itu.

Melihat dari potensi gua yang berada di bawah tambang milik Sayu, warga Desa Jadi itu, Pemkab Tuban akan bekerja sama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan juga pakar geologi nasional untuk menentukan langkah ke depan. Jika memang itu aman dan layak untuk tempat wisata Pemkab Tuban akan mendukung karena itu merupakan salah satu aset untuk meningkatkan perekonomian.

"Gua ini masih belum pernah terjamah tangan manusia dan ditemukan juga tidak sengaja, jadi ini benar-benar alami. Dengan ini dijadikan sebagai obyek wisata makan dapat meningkatkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Desa Jadi," paparnya.

Sementara itu, keberadaan gua dengan yang memiliki keindahan yang luar biasa itu masih banyak mengundang penasaran warga masyarakat. Masih banyak warga yang berdatangan di lokasi dan ingin masuk ke dalam gua yang memiliki kedalam sekitar 8 meter dari dasar tambang itu.

"Masih banyak yang datang, tapi ini sementara kita tutup. Memang untuk menjaga biar tidak ada kerusakan dan tetap terjaga," ujar Sudariono (35), yang merupakan penemu gua itu.[mut/ted]

Tag : gua tuban

Berita Terkait

Komentar

Kanal Gaya Hidup