Kenalkan Potensi Wisata Pantai Pandawa dan Desa Adat Kutuh

ASIPA adakan Gathering Party

Selasa, 10 April 2018 21:34:32
Reporter : Dyah Ayu Setyorini
ASIPA adakan Gathering Party

Surabaya (beritajatim.com) - Ajang Silahturrohim Pariwisata (ASIPA) Jawa Timur, mengundang sekitar 200 travel agen pariwisata di Jawa Timur yang sudah mendapat izin resmi. Asosiasi yang didirikan pada 10 Mei 2017 ini mengadakan Gathering Party untuk memperkenalkan dan menandatanganan MoU Pandawa Beach Manajemen.

Tim Pandawa Beach manajemen datang dengan membawa penari Rangdu Natha sebagai maskot Desa Kutuh Bali. Desa Kutuh sendiri merupakan desa tempat pantai Pandawa berada.

Pantai Pandawa sendiri juga dikelola oleh manajemen Pandawa Beach Desa Adat Kutuh secara swadaya, oleh karenanya Desa Adat Kutuh membentuk tim manajemen pengelolaan dan pengembangan Desa Adat Kutuh selain destinasi wisata Pantai Pandawa yang sudah dikenal, yaitu Bhaga Utsaha Manunggal Desa Adat (BUMDA) Kutuh.

"Kami berupaya untuk membuat orang tidak hanya mengenal Pantai Pandawa, tapi juga destinasi wisata lain yang ada di kawasan Desa Kutuh," tutur I Wayan Purja, selaku Kepala Desa Kutuh, Bali.

Desa Adat Kutuh Bali sendiri memiliki banyak destinasi wisata yang tidak kalah menakjubkan dari Pantai Pandawa, yakni Gunung Payung Cultural Park, Atraksi Paragliding, Kecak Fire Dance, Wisata Edukasi, Bukit Pandawa Golf, Kano dan yang lainnya.

BUMDA Kutuh terus melakukan pengembangan dan menyediakan fasilitas terbaiknya untuk destinasi wisata yang dikenal oleh dunia. Pengelolaan Destinasi Wisata Desa Adat Kutuh yang komitmen untuk dilakukan secara mandiri tanpa campur tangan Dinas Pariwisata. Sehingga branding dan rate harga juga masih relatif lebih murah.

"Pembukaan Pantai Pandawa hingga pengelolaanya dilakukan secara swadaya oleh masyarakat adat desa Kutuh, sehingga pembukaan jalan tebing itu memakan waktu 12 tahun," lanjut I Wayan Purja.

Acaranya ini juga sebagai sarana memberikan informasi untuk para travel agen pariwisata tentang destinasi wisata lain selain Pantai Pandawa, yang bertajuk 'Dari Kutuh untuk Indonesia dan Dunia'. Informasi ini juga diharap untuk disebar ke masyarakat luas sebagai destinasi yang menarik dan edukatif.

Selain itu, menurut M Isroni selaku Ketua ASIPA, menuturkan kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan promosi destinasi wisata indonesia. MoU juga bertujuan untuk menyejahterahkan para anggota ASIPA.

"Kerjasama ini akan saling menguntungkan, Travel Agen kita mendapatkan kemudahan dan fasilitas yang lebih baik," pungkas Isroni.

Terkait kerjasama ini humas ASIPA juga ikut menanggapi. "Ya kalau ada MoU kan ada kesepakatan untuk harga khusus buat member ASIPA jadi lebih sejahtera," ujar wanita yang akrab dipanggil Dey ini.

Untuk itu dia berharap agar wawasan tentang wisata Desa Kutuh ini lebih dikenal luas masyarakat sebagai paket jelajah wisata yang recommended. [adg/but]

Tag : wisata

Berita Terkait

Kanal Gaya Hidup