Komunitas Charade, Mobil Tua yang Tetap Eksis

Senin, 09 April 2018 02:55:55
Reporter : Tulus Adarrma
Komunitas Charade, Mobil Tua yang Tetap Eksis

Bojonegoro (beritajatim.com)--Keberadaan mobil tua semakin banyak diminati. Semakin tua mobil terlihat lebih klasik. Salah satu yang mengisi deretan mobil klasik adalah Daihatsu Charade.

Mobil tua juga menjadi pertanda bahwa selalu ada perkembangan dalam industri otomotif di Tanah Air.

Geliat mobil tua belakangan juga semakin berkembang. Para pemilik dan penggemar mobil tua sebagian besar juga membuat sebuah komunitas. Selain bernostalgia, dalam berkomunitas biasanya mereka saling berbagi pengalaman maupun onderdil yang sulit didapatkan.

Pemandangan menarik ketika sejumlah mobil Charade diparkir berjejer di Kawasan Rimba Kota, kompleks Tempat Penimbunan Kayu (TPK) di Desa Sukorejo, Kabupaten Bojonegoro, Minggu (8/4/2018).

Di bawah rimbun pohon para pemiliknya melingkar dalam sebuah agenda rutin.

Komunitas mobil Charade terpusat secara nasional yang bernama G10 Indonesia. Mobil tua yang biasa disebut sedan tepos itu dibagi dalam setiap wilayah penyebarannya. Setiap wilayah masing-masing memiliki pengurusan untuk memudahkan berkoordinasi.

Minggu siang tadi sejumlah pengurus G10 Indonesia wilayah Jawa Timur berkumpul melakukan pergantian kepengurusan koordinator. "Dengan komunitas ini kita bisa merekatkan persaudaraan," ujar Koordinator Komunitas Charade G10 Indonesia Wilayah Jawa Timur, Abee Suluh.

Abee Suluh dipercaya kembali oleh para perwakilan dari berbagai Kabupaten dan Kota di Jawa Timur untuk menjabat sebagai Koordinator Jatim. Dengan wakilnya, Edi Sutrimo dari Komunitas Charade G10 Indonesia wilayah Bojonegoro. "Setiap kopi darat (kopdar) bisa saling berbagi pengalaman dalam perawatan," ungkap Edi.

Dia menegaskan, pembentukan komunitas Charade G10 Indonesia ini yang paling ditekankan adalah bentuk kebersamaan dan persaudaraan antar sesama. Sehingga ada nilai positif bagi pecinta mobil tua di Indonesia. [lus/air]

Tag : mobil kuno

Berita Terkait

Komentar

Kanal Gaya Hidup