Kholilurrahman Komitmen Perbaiki Promosi Batik Pamekasan

Jum'at, 09 Maret 2018 20:23:17
Reporter : Samsul Arifin
Kholilurrahman Komitmen Perbaiki Promosi Batik Pamekasan

Pamekasan (beritajatim.com) - Calon Bupati (Cabup) Pamekasan KH Kholilurrahman komitmen untuk melakukan berbagai perbaikan promosi batik saat kelak kembali terpilih sebagai orang nomor satu di daerah berslogan Bumi Gerbang Salam.

Hal itu disampaikan di sela-sela kegiatan blusukan yang dilakukan cabup nomor urut 2 di kompleks Pasar 17 Agustus di Jl Pintu Gerbang, Kelurahan Bugih, Kecamatan Pamekasan, Kamis (7/3/2018). Bahkan dalam kesempatan itu, ia juga berbincang langsung dengan para pedagang batik.

Dari hasil perbincangan bersama para pedagang batik di kompleks 'Pasar Bherhe', mantan bupati Pamekasan tersebut bisa menyimpulkan bahwa para pedagang batik mengeluh. Salah satunya akibat anjloknya harga batik dibandingkan harga pada beberapa tahun sebelumnya.

"Setelah kami melihat dari dekat, keberadaan pasar batik di pasar tradisional 17 Agustus sangat anjlok dan perlu adanya perbaikan dengan segera mungkin. Baik dari segi iklan maupun promosi," kata Cabup Pamekasan KH Kholilurrahman kepada sejumlah wartawan.

Tidak hanya itu, promosi batik juga dari sektor lain juga sangat dibutuhkan guna terus mengembangkan batik seperti sebelumnya. "Selain iklan dan promosi, juga diperlukan menyampaikan pendidikan bagi pata desainer batik. Sehingga motif batik semakin vatiatif," ungkapnya.

Bahkan pihaknya juga menyiapkan strategi khusus guna kembali mengembangkan kejayaan batik di daerah yang juga sempat diidentikkan dengan sebutan Kota Batik. "Kami ingin membatasi batik luar (Pamekasan) agar produksi (batik) lokal menguasai pasar, sehingga pendapatan masyarakat meningkat," jelasnya.

"Kedepan kami akan membangun pasar khusus untuk batik tradisional agar tidak bercampur aduk dengan pedagang lain (non batik), termasuk juga subsidi bagi setiap pengguna kios jika ditakdirkan kembali memimpin Pamekasan," pungkasnya. [pin/but]

Tag : fashion

Berita Terkait

Komentar

Kanal Gaya Hidup