Banyuwangi Cari Solusi Turunkan Angka Perceraian

Selasa, 05 Desember 2017 08:26:25
Reporter : Rindi Suwito
Banyuwangi Cari Solusi Turunkan Angka Perceraian

Banyuwangi (beritajatim.com) - Eko Harianto Anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi menyebut daerah menempati urutan ketiga dalam kasus perceraian di Jawa Timur setelah Malang dan Surabaya. Atas data itu, pihaknya terus melakukan langkah memberikan solusi.

Salah satunya menggelar Sosialisasi Program Kependudukan Keluarga Berencana Pembangunan Keluarga (KKBPK) bersama Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). 

"Kabupaten Banyuwangi merupakan daerah perceraian tertinggi di Jawa Timur. Dengan diadakannya sosialisasi KKBPPK dapat mengurangi angka perceraian di Kabupaten Banyuwangi," kata Eko Harianto, Selasa (5/12/2017).

Sosialiasi ini, kata Eko, yakni terkait membangun keluarga yang bahagia dan sejahtera dengan menyalurkan penyuluhan 2 anak cukup. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 150 warga di Desa Wringin Pitu, Kecamatan Tegaldlimo.

"Semua serta merta hanya demi memajukan kualitas anak bangsa. Kami berharap kasus perceraian semakin berkurang. Bisa berkurang jika masyarakat hidup dalam keadaan sejahtera," ujarnya.

Sementara Kepala Diklat KKB Jember yang mewakili BKKBN Jawa Timur, Edy Ariesmanto, menjelaskan orang tua yang hebat dalam mengasuh anak-anaknya adalah orang tua yang menjalankan 8 fungsi keluarga.

"Diantaranya seperti Fungsi Keagamaan, Fungsi Sosial Budaya, Fungsi Cinta Kasih, Fungsi Perlindungan, Fungsi Reproduksi,Fungsi Sosial, Pendidikan, Fungsi Ekonomi dan Fungsi Lingkungan," tandasnya. [rin/suf]

Tag : cerai

Berita Terkait

Kanal Gaya Hidup