Menpar Arief 'Belah Duren' Bareng Putri Pariwisata di Banyuwangi

Sabtu, 09 September 2017 22:41:54
Reporter : Rindi Suwito
Menpar Arief 'Belah Duren' Bareng Putri Pariwisata di Banyuwangi

Banyuwangi (beritajatim.com) - Menteri Pariwisata Arief Yahya mencoba nikmatnya sensasi durian merah khas Banyuwangi. Saat mencicipi buah yang identik dengan duri dan baunya itu, Arief mengaku cukup terkesan. Karena, selain warna durian merah yang eksotik, rasanya juga cukup legit nikmat.

Apalagi, tambah nikmat ditemani dengan Putri Pariwisata Indonesia yang juga Miss Southeast Asia Tourism Ambassador 2016/2017, Digna Faradiba. Keduanya sangat terkesan dengan karunia hasil alam perkebunan asli Bumi Blambangan itu.

Selain durian merah, Menteri Arief dan Putri Pariwisata Indonesia juga menjajal nikmatnya nangka merah.

"Eksotis warnanya, enak, legit dan rasanya manis. Kalau ke Banyuwangi harus mencoba rasa durian merah ini. Coba Dikna rasakan dan kamu harus promosikan ini ke orang banyak," ujar Menpar Arief Yahya, Sabtu (9/9/2017).

Di samping rasanya yang nikmat, kata Arief, durian merah ini juga merupakan daya tarik pariwisata Banyuwangi. Bahkan pada musimnya, durian merah menjadi jajanan wajib bagi para wisatawan saat berkunjung ke sini. Tapi, sayangnya saat ini buah yang dipercaya menambah stamina pria ini cukup langka.

"Pastinya enak. Rekomended. Rasanya seperti perpaduan nangka dan durian. Harus dicoba kalau ke Banyuwangi. Efeknya ya nanti malam saya coba," ujarnya.

Saat ini, Banyuwangi memiliki 75 jenis varian durian merah. Mulai dari jenis Pelangi, Merah Muda hingga durian merah premium. Saat ini ada sekitar 200 pohon yang sudah dikembangkan oleh Dinas Pertanian.

"Sejak 2014 lalu, kita terus kembangkan dan menganekaragamkan durian merah di Banyuwangi," Kepala Dinas Pertanian, Arief Setiawan saat berada di Desa Kemiren.

Arief menjelaskan, saat ini keberadaan durian merah telah menyebar di beberapa wilayah Banyuwangi. Penanamannya pun bisa dilakukan dimana saja. Namun tanaman ini memerlukan perlakuan khusus untuk bisa hidup dan berbuah lebat.

"Tidak boleh langsung pakai urea atau pupuk kandang saat menanam. Harus dibiarkan dan sesuai SOP. Kalau ini dilanggar akan merubah pola hidup dan perlu perlakuan khusus," pungkasnya.

Di tengah masyarakat, saat ini durian merah makin diburu oleh banyak kalangan. Tak hanya itu, pengembangan varian lain juga dilakukan misalnya nangka merah. [rin/but]

Tag : wisata, banyuwangi

Berita Terkait

Kanal Gaya Hidup