IMF-World Bank, Pangdam V Brawijaya Ogah Kecolongan

Selasa, 09 Oktober 2018 19:57:14
Reporter : Rindi Suwito
IMF-World Bank, Pangdam V Brawijaya Ogah Kecolongan

Banyuwangi (beritajatim.com) - Kesiapan pengamanan dan evakuasi bagi tamu pertemuan tahunan International Monetary Fund - World Bank di Nusa Dua, Bali terus dikuatkan. Salah satunya pengamanan ekstra di Banyuwangi.

Tim gabungan pengamanan dan evakuasi telah menyiapkan 2 pesawat dan 400 bus di Banyuwangi.

Pesawat yang disiagakan adalah CN 295 TNI AU dari Abdul Rahman Saleh Malang. Bahkan, pesawat tersebut sudah berada di Bandara Banyuwangi sejak Minggu (7/10/2018).

"Ada dua pesawat dan bis yang akan kita standby-kan di Banyuwangi. Ini untuk evakuasi jika ada hal yang tidak kita inginkan misalnya terjadi bencana atau yang lain," jelas Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Arif Rahman, Selasa (9/10/2018).

Dua pesawat dan ratusan bus itu, kata Mayjen Arif, untuk mengangkut peserta delegasi VVIP, sebagai bentuk antisipasi ketika terjadi ancaman bencana alam di Pulau Bali.

"Kalau ada kejadian di Bali, evakuasi ke Banyuwangi ataupun ke Surabaya. Delegasi kalau ada kejadian evakuasinya ke sana. Ada satgas udara menyiapkan pesawat dan menyiagakan bus sekitar 400 bus. Kalau tiba-tiba ada kejadian kita siap semuanya, pesawat yang disiagakan di Bandara Banyuwangi ada dua, jenis CN yang memang  khusus angkut VVIP," tambahnya.

Selain alat transportasi untuk evakuasi, pihaknya juga menambah lagi kekuatan pengamanan di Banyuwangi. Sebelumnya diterjunkan sekitar 2000 personel gabungan. Namun saat berlangsung acara, personel ditambah menjadi 5000 personel.

"Kita tambah personel dari Polda Jatim dan Kodam V Brawijaya. Jangan sampai kita kecolongan. Apalagi Banyuwangi sebagai pintu masuk Bali," tambahnya.

Untuk pengamanan di Banyuwangi, pihaknya akan membagi di tiga objek vital. Diantaranya Bandara Banyuwangi, Pelabuhan penyeberangan ASDP Ketapang dan Pelabuhan Tanjungwangi.

"Di Tanjungwangi juga ada 4 kapal KRI milik TNI AL yang kita siagakan. Penyiapan teleconfence pengamanan kita cek," pungkasnya. [rin/but]

Tag : imf

Berita Terkait

Komentar

Kanal Ekonomi