Musim Kemarau, Produksi Ikan Cupang Kediri Merosot

Selasa, 09 Oktober 2018 07:43:23
Reporter : Nanang Masyhari
Musim Kemarau, Produksi Ikan Cupang Kediri Merosot
foto: ilustrasi

Kediri (beritajatim.com) - Sejumlah pembudidaya ikan hias jenis cupang di Kelurahan Ketami, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri mengeluhkan penurunan hasil produksi. Penurunan hasil produksi ikan hias ini dikarenakan beberapa faktor.

Menurut Heru Sulistyo, salah satu pembubidaya, faktor penyebab penurunan produksi diantaranya, pengaruh cuaca kemarau serta dampak polusi udara dari sisa kegiatan produksi di salah satu pabrik  di wilayah Kecamatan Pesantren, Kota Kediri.

"Sebelum musim kemarau, kami bisa memanen benih ikan cupang tiap minggunya hingga 50 ribu ekor. Tetapi kini menyusut menjadi 20 sampai 30 ekor saja. Penyebab utamanya karena faktor cuaca dan kedua karena polusi dari pabrik gula," kata Heru Sulistyo, Selasa (9/10/2018).

Cuaca panas dan polusi dari pabrik berbentuk langes ini jatuh ke air kolam akhirnya mengandung minyak berpotensi. Sehingga menyebabkan kematian pada benih ikan. Mengingat benih ikan tersebut sangat rentan.

Untuk meminimalisir kematian pada benih ikan, Heru Sulistiyo sudah melakukan berbagai upaya. Salah satunya dengan membuat penutup pada sejumlah kolam budidaya. Selain itu, dia juga mengganti air kolam setiap harinya. Sehingga terjadi sirkulasi air di dalam kolam.

Hasil panen benih ikan cupang dari kawasan budidaya di kelurahan ini biasanya dikirim ke berbagai daerah di Karesidenan Kediri. Bahkan, sampai ke wilayah Kabupaten Jombang. Untuk benih ikan cupang jenis HM dijual seharga Rp 100 – 125 per ekor. Benih ikan ini berukuran  kurang dari satu centi meter (cm).

Karena hasil produksi benih ikan menurun, maka keuntungan yang didapat para pembudidaya ikut menurun. Menurut Heru, keuntungan yang diperoleh hanya cukup untuk menutup biaya operasional produksi. Selebihnya hanya bisa dipakai untuk mencukupi kebutuhan makan sehari-hari.

Di Kelurahan Ketami ini dikenal sebagai sentra penghasil ikan hias jenis cupang. Dari sentra budidaya ini, diiperoleh hasil benih unggulan jenis HM dan jenis serit. Dari hasil produksi petani mampu memenuhi taget kebutuhan pasar.

Harga ikan cupang ini disesuaikan dengan jenis dan kualitas warna ikan. Untuk ikan cupang jenis Emperal bisa mencapai Rp 500 ribu per ekor. Sementara jenis Koi dan Pensi dijual dengan harga Rp 150 ribu.  Ada juga ikan cupang yang dijual murah sangat murah seharga Rp 5 ribu per ekor. [nng/suf]

Tag : perikanan

Berita Terkait

Komentar

Kanal Ekonomi