RUU Pertembakauan Belum Disahkan, Celah Kapitalis Asing

Kamis, 13 September 2018 14:38:58
Reporter : Oryza A. Wirawan
RUU Pertembakauan Belum Disahkan, Celah Kapitalis Asing

Jember (beritajatim.com) - Rancangan Undang-Undang Pertembakauan belum juga disahkan oleh pemerintah. Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jember mendesak agar segera disahkan.

"Pengesahan RUU Tembakau adalah bentuk perlindungan negara terhadap pertembakauan nasional dan masyarakat tembakau," kata Davit Rizal Firmansyah, koordinator aksi, dalam pernyataan aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Jember, Jawa Timur, Kamis (13/9/2018).

GMNI menilai, belum disahkannya RUU Pertembakauan, masih akan banyak celah yang bisa dimanfaatkan kapitalis asing untuk menghancurkan pertembakauan Indonesia. RUU itu menuai kontroversi dari berbagai kalangan.

Selama ini pemerintah sudah mengeluarkan sejumlah kebijakan sejak 1999 yang mendukung Framework Convention on Tobacco Control (FCTC). FCTC merupakan perjanjian internasional dalam pengendalian tembakau yang bersifat mengikat bagi negara-negara yang telah meratifikasinya. Dua kebijakan itu adalah Peraturan Pemerintah Nomor 81 Tahun 1999 dan PP Nomor 109 Tahun 2012. (wir/ted)

Tag : tembakau

Berita Terkait

Komentar

Kanal Ekonomi