Meski Rupiah Melemah, Properti Optimis Penjualan Tetap Baik

Kamis, 13 September 2018 03:12:54
Reporter : Renni Susilawati
Meski Rupiah Melemah, Properti Optimis Penjualan Tetap Baik

Surabaya (beritajatim.com)--Melemahnya nilai rupiah terhadap dollar Amerika Serikat membuat sektor properti Sinar Mas Land memperpanjang upaya penghematan alias efesiensi perusahaan.

Dhony Rahajoe, Managing Director President Office Sinarmas Land memberikan keterangan kepada wartawan di Surabaya, Rabu (12/9/2018), mengatakan, sejak tiga tahun belakangan ini sektor properti memang tidak sedang dalam performa terbaiknya. Dan kini ditambah melemahnya rupiah terhadap dollar AS, sehingga sektor properti harus "berpuasa" lebih lama.

"Efisiensi tetap menjadi pilihan terbaik kami di situasi seperti ini. Namun pelemahan rupiah ini bukan sesuatu yang menakutkan, sebab siklus ini selalu berulang dalam 10 tahunan mulai dari tahun 1998, 2008 dan kini 2018. Pasti akan ada titik puncaknya dan rupiah kembali stabil," beber Dhony.

Diakui, lemahnya nilai rupiah tak sepenuhnya membuat proyek yang dikerjakan Sinarmas Land menjadi meningkat biayanya. Sebab, sebagian besar bahan bangunan dibeli dengan menggunakan rupiah, hanya produk yang tergantung dengan import seperti besi dan lainnya saja yang harganya naik sedikit.

"Mungkin saat ini konsumen masih sibuk dengan eforia penurunan rupiah, tetapi mereka jarang yang menunda memiliki rumah, karena rumah adalah kebutuhan dasar manusia," akunya.

Demi menarik minat konsumen di tahun politik dan pelemahan rupiah ini, maka Sinarmas Land pun melakukan berbagai promosi hingga tawaran menarik lainnya, sehingga tetap menjaga kepercayaan masyarakat terhadap kinerja proyek-proyek mereka.

Beberapa proyek pengembangan properti Sinarmas Land yang sedang progress adalah mixed used building di kawasan Jagir, Surabaya dan rumah tapak di Wisata Bukit Mas kawasan Wiyung, Surabaya Barat.

"Untuk proyek Mixed Used Building di kawasan Jagir, saat ini sudah mulai pembangunan untuk tower I apartemen. Proyek dengan brand Klaska ini, sudah melakukan ground breaking pada Februari 2018 lalu dan saat ini pembangunan pondasi," tambah Dhony.

Patricia, marketing proyek Klaska Residence menambahkan, saat ini progress penjualan sudah mencapai 85 persen. "Mohon doanya semoga awal tahun 2019 bisa sold out," tambah Patricia.[rea/air]

Tag : sinarmas land

Berita Terkait

Komentar

Kanal Ekonomi