Disperta Bojonegoro Ukur Ulang Luas Lahan Pertanian

Senin, 10 September 2018 09:43:46
Reporter : Tulus Adarrma
Disperta Bojonegoro Ukur Ulang Luas Lahan Pertanian
foto/ilustrasi

Bojonegoro (beritajatim.com) - Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Bojonegoro, melakukan pengukuran ulang luas lahan pertanian di wilayahnya. Pengukuran itu untuk pendataan lahan pertanian, bekerjasama dengan Dattabot yang merupakan perusahaan Operator Big Data Analytics melalui aplikasi HARA.

HARA adalah aplikasi IIoT pertama di Indonesia yang menggunakan platform Predix untuk mendapatkan luas pertanian yang digunakan petani. Aplikasi ini juga dapat membantu mengembangkan agrobisnis dari sisi efisiensi dan profitabilitas.

"Pendataan dilakukan sesuai instruksi bupati dalam rangka mendukung pelaksanaan pembangunan di Bojonegoro," kata Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro, Zaenal Fanani, Senin (10/9/2018).

Pendataan ini, kata Zaenal, dilakukan dengan menggunakan titik koordinat untuk mengukur luas lahan. Hal ini agar data di lapangan valid dan bisa dipertanggungjawabkan dalam mengambil sebuah kebijakan. "Terlebih, lahan pertanian di Bojonegoro telah beralih fungsi," imbuhnya.

Dengan dilakukan pendataan ini, diharapkan nantinya bisa meningkatkan kesejahteraan para petani. Mengingat, lanjut dia, luas lahan di Bojonegoro mengalami penyusutan baik karena industri minyak dan gas bumi, permukiman, perkantoran, dan fasilitas umum lainnya.

Aplikasi HARA, lanjut Fanani, nantinya akan membantu petani dalam peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pelatihan, membantu menghubungkan akses permodalan dengan lembaga keuangan atau mempermudah proses pengajuan Kredit Usaha Rakyat atau KUR.

Membantu akses sarana produksi pertanian (saprotan) dengan harga yang terjangkau dan membantu menghubungkan akses pasar. "Kami berharap, Dattabot turut serta membangun perekonomian masyarakat Bojonegoro di sektor pertanian," pungkasnya. [lus/suf]

Tag : pertanian

Berita Terkait

Komentar

Kanal Ekonomi