Panen Melimpah, Harga Garam Rakyat Terus Merosot

Selasa, 31 Juli 2018 23:14:43
Reporter : Temmy P.
Panen Melimpah, Harga Garam Rakyat Terus Merosot

Sumenep (beritajatim.com) - Petani garam rakyat di Sumenep mulai memasuki masa panen garam. Produksi garam rakyat melimpah. Namun sayang, tidak diikuti dengan harga yang menggembirakan.

"Harga garam makin hari makin turun. Pekan lalu harganya masih Rp 1.400 per kilogram. Tapi sekarang ini sudah turun lagi menjadi Rp 1.300 per kilogram," kata salah satu petani garam rakyat asal Desa Kertasada, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Sahidi, Selasa (31/7/2018).

Ia menduga ada permainan di tingkat pedagang, yang menyebabkan harga garam terus merosot. "Setiap tahun ya seperti ini. Kalau sudah banyak yang panen, harga pasti turun," keluhnya.

Namun meski harga terus merosot, Sahidi berharap agar cuaca tetap bersahabat, sehingga petani garam rakyat tetap bisa berproduksi secara maksimal.

"Kalau cuaca baik, Insya Allah kami masih bisa produksi garam. Meski harganya turun, tapi setidaknya kami punya harapan untuk bisa menyambung hidup dari menjual garam," paparnya.

Pada awal tahun 2018, harga garam rakyat sempat mencapai Rp 2.500 per kilogram. Namun semakin lama harga garam terus merosot. Para petani garam berharap agar harga garam tidak anjlok seperti tahun 2015, hanya Rp 400 per kilogram.

"Semoga saja tidak sampai pada harga terendah seperti tahun 2015. Kalau harga garam jatuh hingga di bawah Rp 1.000 per kilogram, petani pasti merugi," ucapnya. [tem/suf]

Tag : garam

Berita Terkait

Komentar

Kanal Ekonomi