Petani Tebu Lega, Harga Gula Tak Lagi Ditentukan Lelang

Selasa, 31 Juli 2018 07:38:55
Reporter : Renni Susilawati
Petani Tebu Lega, Harga Gula Tak Lagi Ditentukan Lelang

Surabaya (beritajatim.com) - Jaminan pembelian gula petani tebu dengan harga Rp 9.700 per Kg membuat petani lega. Meskipun dari hitungan keekonomisan masih rendah tetapi setidaknya Bulog sebagai perusahaan milik negara menjamin akan membalikkan semua gula milik petani.

"Seharusnya harga keekonomisannya Rp 10.500 per Kg baru kami bisa dapat untung, tetapi pemerintah menetapkan Rp 9.700 per Kg dan menjamin membeli semua gula kami, itu sudah sangat bagus. Sebab kami tak perlu takut lagi saat lelang harganya akan jatuh. Karena semua petani tebu di Indonesia panen raya," beber Ketua DPD APTRI PTPN X Mubin, usai menerima secara simbolis pembayaran pembelian gula petani binaan PTPN X untuk tahap pertama dikantor PTPN X, Senin (30/7/2018).

Hal yang sama juga diamini oleh Sudirman, petani tebu yang menggiling tebunya di Pabrik Gula milik PTPN X yakni Gempolkrep Mojokerto, yang mengaku selama ini setiap musim giling tebu selesai, gula hasil penggilingan tebu mereka hanya bisa dijual dengan harga Rp 9.400 hingga 9.500 per Kg. Masih rendahnya harga gula di tingkat petani tahun sebelumnya, sebab mengikuti hukum supply dan demand. Dimana saat musim giling produksi meningkat sehingga harga terkerek turun.

"Namun dengan adanya jaminan pembelian dari Bulog membuat kami percaya diri dan harga gula di tingkat petani akan ikut naik. Lha wong Bulog saja mau beli mahal, kalo ada pengepul yang lain beli murah, ya jelas petani tak akan mau menjualnya. Ya lebih baik jual ke Bulog saja," aku Sudirman yang juga Wakil Ketua APTRI PTPN X itu.

Dibelinya gula petani dengan harga yang sesuai ketetapan pemerintah ini oleh Bulog menurut Mubin tak lepas dari campur tangan PTPN X yang mau menjembatani kepentingan petani binaannya dengan Bulog.

"Jadi tahun berikutnya kami tidak pusing lagi dengan harga. Kami tinggal konsentrasi saja memperluas area tanam dan membuat tanaman tebu berproduksi maksimal," tandas Mubin. [rea/suf]

Tag : gula

Berita Terkait

Komentar

Kanal Ekonomi