Terpengaruh Isu Impor Garam, Harga Garam Rakyat Anjlok

Selasa, 24 Juli 2018 22:35:19
Reporter : Temmy P.
Terpengaruh Isu Impor Garam, Harga Garam Rakyat Anjlok

Sumenep (beritajatim.com) - Harga garam rakyat di Sumenep mulai anjlok. Sebelumnya harga garam masih berkisar Rp 2.400 per kilogram. Saat ini turun menjadi Rp 1.400 per kilogram.

"Bulan lalu harganya masih kuat Rp 2.400 per kilogram. Sekarang sudah turun menjadi Rp 1.400 per kilogram. Kami khawatir harga garam akan terus turun," kata salah satu petani garam Desa Karanganyar, Kecamatan Kalianget, Abdurrahman (52), Selasa (24/07/2018).

Ia menduga ada beberapa faktor turunnya harga garam. Diantaranya karena mulai masuk masa panen garam sejak akhir Mei 2018.

"Selain karena sudah mulai panen, juga ada isu impor garam. Akibatnya, petani setelah panen langsung menjual garamnya, tanpa menunggu panen berikutnya. Mareka hawatir harga semakin murah karena katanya ada impor garam," ucapnya.

Ia berharap harga garam kembali stabil seperti awal tahun 2018, mencapai Rp 2.500 per kilogram. Saat ini para petani dihantui kekhawatiran harga garam anjlok seperti tahun 2015.

"Kami para petani garam ini mulai khawatir harga garam kembali anjlok seperti tahun 2015, yakni hanya Rp 400 per kilogram. Kami harap pemerintah memperjuangkan nasib petani dengan tidak melakukan impor garam," terangnya.

Pemerintah Kabupaten tahun 2018 menargetkan produksi garam mencapai 260 ribu ton.Target tersebut lebih tinggi dari capaian produksi tahun 2017, yakni 232 ribu ton. (tem/ted)

Tag : garam

Berita Terkait

Komentar

Kanal Ekonomi