Harga Telur Ayam di Pasar Bojonegoro Naik

Kamis, 12 Juli 2018 13:47:35
Reporter : Tulus Adarrma
Harga Telur Ayam di Pasar Bojonegoro Naik

Bojonegoro (beritajatim.com) - Harga kebutuhan pokok di Pasar Kota Bojonegoro sebagian mengalami kenaikan harga. Kenaikan harga tersebut terjadi sejak tiga hari sampai sepekan yang lalu. Kenaikan harga ini banyak dikeluhkan masyarakat.

Salah seorang pedagang di Pasar Kota Bojonegoro, Munawaroh mengatakan, salah satu kebutuhan pokok yang alami kenaikan adalah telur. Harga telur broiler mengalami kenaikan harga Rp1.000. Dari harga sebelumnya, Rp25 ribu menjadi Rp26 ribu. Kenaikan harga itu mulai terjadi sejak tiga hari lalu.

Sehari, dia biasanya bisa menjual telur dari 300 sampai 500 butir. Ia mendapat stok telur dari Kabupaten Blitar. Sementara, harga penjualan grosir telur ini juga mengalami kenaikan. Dari sebelumnya bisa menjual Rp23.500 perkilogram naik menjadi Rp24.400 perkilo.

"Mungkin stok berkurang dan transportasinya naik," ujar penjual asal Ledok Wetan, Kamis (12/7/2018).

Sebagian besar, menurut dia, harga kebutuhan pokok yang didatangkan dari luar daerah mengalami kenaikan. Salah satunya adalah Kemiri. Stok buah kemiri di Pasar Kota Bojonegoro ini didatangkan dari Medan, Makassar dan Riau. Harga kemiri perkilogramnya Rp44 ribu.

"Sebelumnya murah, pas bulan Ramadhan perkilogram masih Rp25 ribu," ujarnya.

Salah seorang pembeli, Yuni mengatakan, meskipun mengalami kenaikan harga namun pihaknya mengaku tetap membeli telur maupun kemiri. Hal itu lantaran menjadi kebutuhan pokok. Namun ia mengaku mengurangi belanja kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan. "Mau tidak mau tetap beli," jelasnya. [lus/but]

Tag : pangan

Berita Terkait

Komentar

Kanal Ekonomi