Penerbangan Banyuwangi - Bali, Segera!

Senin, 11 Juni 2018 13:22:00
Reporter : Rindi Suwito
Penerbangan Banyuwangi - Bali, Segera!

Banyuwangi (beritajatim.com) - Penerbangan dari Bandara Banyuwangi - Ngurah Rai, Bali nampaknya bakal kembali terealisasi. Hal ini diyakini lantaran Menteri Pariwisata Arief Yahya mendorong adanya penerbangan tersebut.

Rute itu sekaligus mendukung paket wisata ke Banyuwangi untuk peserta Pertemuan Tahunan International Monetary Fund (IMF) - World Bank di Bali pada Oktober 2018 mendatang.

"Ini ada misi khusus agar peserta pertemuan tahunan para ekonom dunia ini bisa berkunjung ke Banyuwangi dengan lebih mudah. Saya harap temen-temen di Kemenhub bisa menyediakan slot waktu di Denpasar,” kata Arief di Banyuwangi, Selasa (12/6/2018).

Maskapainya, kata Arief, dirinya sudah bertemu dengan Nam Air. Maskapai itu menyatakan serius dalam pembukaan rute ini.

"Bandara Banyuwangi memiliki banyak slot luang, sedangkan di Bandara Internasional Ngurah Rai yang perlu diupayakan," ungkapnya.

Rencana itu ternyata sejalan dengan niatan pihak NAM Air. Melalui Manajer NAM Air Banyuwangi, I Gde Chrisna mengatakan, masih ada kendala rute Banyuwangi - Bali.

"Memang saat ini kita terkendala slot time yang ada di Bali,” kata Chrisna.

Rencananya, anak perusahaan Sriwijaya Air itu telah menyiapkan pesawat untuk melayani rute itu.  Yakni, pesawat ATR 72-600.

"Sesuai rencana, jadwal penerbangan Bali ke Banyuwangi pada sore hari atau sekitar pukul 18.00 WIB dan kembali ke Bali keesokan pagi," katanya.

Jadwal itu, lanjut Chrisna, menyesuaikan trip wisatawan. Wisatawan mancanegara dari Bali bisa mengikuti penerbangan terakhir sore hari, lalu menuju puncak Ijen, dan bisa langsung kembali ke Bali keesokan pagi.

“Untuk planning jamnya itu dari Denpasar sore hari atau malam hari. Jadi satu paket bisa one day tour ke Ijen,” kata Chrisna.

Dengan jadwal itu, pihaknya optimis okupansi penumpang akan sampai di angka 90 persen. “Terbang dari Banyuwangi ke Bali bisa diisi pekerja. Sedangkan penerbangan sore dari Bali ke Banyuwangi diisi wisatawan yang menuju destinasi utama Banyuwangi, yakni Puncak Ijen,” katanya lagi.

Selain penambahan slot time maskapai, sejumlah perbaikan juga dilakukan di Bandara Banyuwangi.  Seperti penambahan luas apron menjadi 23.000 meter2.

Perluasan apron ini, juga diikuti pekerjaan penebalan runway (overlay) dari PCN 27 menjadi 56, pelebaran runway dari 30 meter menjadi 45 meter, penambahan luasan parkir 1.000 meter2. [rin/but]

Tag : penerbangan

Berita Terkait

Kanal Ekonomi