Jelang Puasa, Disperindag Awasi Distributor Pangan

Selasa, 15 Mei 2018 19:55:59
Reporter : Brama Yoga Kiswara
Jelang Puasa, Disperindag Awasi Distributor Pangan

Malang (beritajatim.com) - Menjelang datangnya bulan suci Ramadan tahun ini,  Disperindag Kabupaten Malang menjamin stok dan harga bahan kebutuhan pangan masyarakat aman terkendali.

Namun begitu, dalam beberapa hari terakhir,  harga sejumlah kebutuhan pangan masyarakat di sejumlah Pasar tradisional di Kabupaten Malang cenderung mengalami kenaikan.

Kepala Disperindag Kabupaten Malang, Pantjaningsih Sri Rejeki mengatakan, kecenderungan kenaikan harga bahan pangan masyarakat tersebut memang terjadi.

Hanya saja, kenaikan harga tersebut tidak mengkhawatirkan karena masih dalam batasan wajar. "Kami optimis harga kebutuhan pangan akan turun dan kembali stabil ketika memasuki bulan puasa nanti," teraang Pantjaningsih, Selasa (15/5/2018).

Kata dia,  pihaknya menjamin kondisi aman untuk bahan kebutuhan pangan masyarakat tersebut akan terjadi hingga tiga bulan kedepan.

Asalkan kondisi aman tersebut tidak diganggu oleh pedagang yang bermain untuk ambil keuntungan berlebih pada momen Ramadan dan Idul Fitri.

Pantjaningsih melanjutkan, pihaknya akan menindak oknum diatributor yang menaikkan harga kebutuhan pangan secara sepihak untuk mengambil keuntungan berlebihan.

Dalam mengawasai dan memantau serta menindak oknum distributor nakal,  Disperindag akan mengacu pada HET (harga eceran tertinggi) bahan kebutuhan pokok pangan masyarakat yang telah ditetapkan oleh Kementerian.

"Kami terus melakukan pengawasan dan pemantauan di pasar bersama tim Satgas Pangan Kabupaten Malang. Jika kita temukan ada distributor mempermainkan harga pasti akan kita tindak sesuai aturan yang ada," bebernya.

Terkait kesiapan Operasi Pasar, pihaknya menunggu perintah dari Pemerintah Pusat. Yang mana Operasi Pasar akan dilakukan jika harga kebutuhan pokok pangan benar-benar sudah jauh diatas HET dan tidak stabil.

"Setidaknya pemerintah sudah melakukan pengendalian harga kebutuhan pokok pangan lewat Peraturan Menteri. Tapi kalau harga sudah kelewat HET maka OP baru dilakukan," ucap Pantjaningsih.

Hingga kini harga kebutuhan pangan masyarakat di Pasar Kepanjen, Kabupaten Malang masih stabil.

Hanya saja, harga daging ayam potong saat ini masih cukup tinggi, berkisar Rp 34 ribu per kilogramnya dari harga stabil kisaran Rp 28 ribu hingga Rp 30 ribu per kilogramnya.

"Kami tidak tahu mengapa harga daging ayam masih tinggi dari pemasok. Kami berharap harga daging ayam kembali turun sehingga warga kembali banyak membeli daging ayam untuk makan," kata pedagang daging ayam potong, Maimunah di Pasar Kepanjen. (yog/ted)

Tag : disperindag

Berita Terkait

Komentar

Kanal Ekonomi