Polres Kediri Bareng Gudang Garam Bakti Sosial Pengobatan Gratis

Selasa, 17 April 2018 18:52:24
Reporter : Nanang Masyhari
Polres Kediri Bareng Gudang Garam Bakti Sosial Pengobatan Gratis

Kediri (beritajatim.com) -- Polres Kediri bersama pabrik rokok PT Gudang Garam Tbk mengadakan bakti sosial pengobatan gratis di Balai Desa Sukoharjo, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri, Selasa (17/4/2018). Acara ini untuk menyambut HUT Bhayangkara Ke-72 dan mendukung Satgas Nusantara dalam mensukseskan Pilkada 2018.

Ketua Panitia Bakti Sosial AKP Slamet Pudjiono, yang juga menjabat sebagai Kasat Intelkam Polres Kediri mengatakan, kegiatan ini didasarkan pada surat telegram Kapolda Jatim 02/IV/2018 tanggal 6 April 2018 tentang perintah pelaksanaan Bulan Bakti Kesehatan Polri tahun 2018 di wilayah hukum Polres Kediri. Kegiatan ini dalam mendukung Satgas Nusantara serta menyambut hari ulang tahun Bhayangkara ke-72 tahun 2018 

"Maksud dan tujuan diadakan kegiatan Bakti Kesehatan Pengobatan Gratis ini guna memeriksa kondisi kesehatan warga Desa Sukoharjo yang membutuhkan pengobatan, dengan tujuan warga masyarakat di Desa Sukoharjo terjaga kesehatannya dan bisa berperan aktif dalam mendukung Satgas Nusantara guna suksesnya pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2018 khususnya di wilayah hukum Polres Kediri," jelas AKP Slamet Pudjiono.

Imbuhnya, target jumlah peserta bakti sosial kesehatan Pengobatan Gratis sebanyak 125 orang terdiri dari 75 orang laki-laki dan 50 orang perempuan. Kemudian diitambah dengan pemberian bantuan kursi roda untuk tiga orang, Kamiran, Moh. Syarifudin dan Winarni, ketiganya warga Desa Sukoharjo.

Bakti sosial Pengobatan Gratis ini mengusung tema 'Sehat Bersama'. Kapolres Kediri, AKBP Erick Hermawan berharap, melalui kegiatan ini dapat membantu masyarakat kurang mampu dalam memperoleh layanan kesehatan. 

"Semoga ke depan pada saat pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2018 pada 27 Juni itu dapat berjalan dengan aman, damai dan nyaman untuk wilayah Kabupaten Kediri. Semua ini kami lakukan untuk mempererat hubungan antara Polres Kediri beserta staf dan Bhayangkari dengan bapak-bapak dan ibu-ibu sekalian," jelas AKBP Erick.

Kapolres berjanji, kegiatan sosial ini tidak berhenti sampai di Desa Sukoharjo saja, tetapi diteruskan di desa lainnya. Sementara itu, pemilihan Desa Sukorejo sebagai tempat bakti sosial ini, karena ada beberapa warganya yang jatuh sakit dan sudah melalui proses survei sebelumnya.

Terpisah, Direktur PT. Gudang Garam Tbk, Slamet Budiono, menjelaskan, kegiatan bakti sosial kesehatan tersebut merupakan bentuk tanggung sosial perusahaan terhadap warga sekitar. PT GG menunjukan komitmen untuk berkontribusi kepada masyarakat, terutama di bidang kesehatan.

“Pengobatan gratis dan juga pembagian kursi roda sudah rutin kami lakukan. Jadi bukan sekali ini saja,” ujarnya.

Slamet bahkan berencana mengadakan kegiatan yang sama setiap bulan dan keliling ke kacamatan-kecamatan di Kabupaten Kediri. "Dengan begini, kami bisa hadir di tengah-tengah masyarakat sebagai pendukung aktivitas mereka yang positif, sekaligus membantu warga kurang mampu di bidang kesehatan," tandas Slamet.

Pria yang lebih akrab disapa dengan Mbah Met ini juga menyampaikan filosofi Gudang Garam kepada masyarakat. "Kehidupan yang bermakna dan faedah bagi masyarakat luas adalah merupakan bagian dari tubuh kami. Kegiatan ini bukan pertama kali dan bukan yang terakhir kali di Gudang Garam. Sudah sejak awal berdiri Gudang Garam melaksanakan kepedulian sosial kepada masyarakat," bebernya.

Masih katanya, salah satu contoh kontribusi Gudang Garam, pada tahun 2017, PT Gudang Garam Tbk yaitu menyumbangkan kontribusi kepada Negara sekitar Rp 45 triliun."Kami mohon doa restu dan dukungan dari masyarakat dan para pejabat para stakeholder di Kediri agar kontribusi kami bisa terus meningkat dari tahun ke tahun dan bakti sosial kami juga bisa semakin merata di segenap lapisan masyarakat," tutupnya. 

Ditempat yang sama, Kepala Desa Sukoharjo Sujamta mengaku, bersyukur dan berterima kasih kepada Polres Kediri dan PT GG. Menurutnya, baksos ini sangat bermanfaat dan dibutuhkan oleh warganya.

"Kegiatan ini memang dibutuhkan dan ada beberapa warga saya yang menderita sakit," katanya. (nng/ted)

Tag : gudang garam

Berita Terkait

Kanal Ekonomi