Taksi Tak Lagi Andalkan Pemasaran Konvensional

Sabtu, 14 April 2018 01:42:36
Reporter : Renni Susilawati
Taksi Tak Lagi Andalkan Pemasaran Konvensional

Surabaya (beritajatim.com) - Menjamurnya angkutan online membuat bisnis taksi tergerus. Bahkan kini hampir tak ada lagi penumpang yang melambaikan tangannya saat hendak mengunakan jasa taksi. Perusahan taksi Blue Bird menyebutkan saat ini hanya 20 persen saja pelanggan mereka yang menyetop taksi di jalanan dengan menggunakan sistem konvensional yakni melambaikan tangan.

"Bahkan mungkin dalam beberapa tahun kedepan sudah tidak ada lagi penumpang yang mau melambaikan tangannya untuk memesan taksi," ungkap  Dedy Ratmono, General Manager Blue Bird Area Surabaya.

Dikatakan, saat ini 80 persen pesanan taksiuntuk Blue Bird dilakukan penumpang melalui aplikasi online dan hotline telephone. Pemesanan online banyak dilakukan dari aplikasi my blue bird dan Gojek melalui konten Go-Car mereka.

"Kerjasama dengan aplikasi Gojek cukup menguntungkan bagi kami di Surabaya ini. Banyak pesanan yang masuk melalui aplikasi angkutan online ini selain aplikasi milik kami sendiri yaitu my blue bird yang bisa di download melalui play store," jelas Dedy.

Ditambahkan, saat ini model pemasaran taksi memang sudah saatnya berubah mengingat tuntutan layanan yang lebih mudah lagi, melalui aplikasi online.[rea/kun]

Tag : taksi

Berita Terkait

Komentar

Kanal Ekonomi