Lindungi Konsumen, SPBU Sooko Ditera Ulang

Jum'at, 30 Maret 2018 08:19:13
Reporter : Misti P.
Lindungi Konsumen, SPBU Sooko Ditera Ulang

Mojokerto (beritajatim.com) - Untuk melindungi konsumen agar mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) sesuai takaran saat membeli, UPT Metrologi, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mojokerto melakukan tera ulang di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Minyak (SPBU) Sooko, Kabupaten Mojokerto.

Penera UPT Metrologi, Disperindag Kabupaten Mojokerto, Masrifatul Farida mengatakan, inspeksi mendadak (sidak) dilakukan untuk mengecek akurasi atau takaran pada pompa BBM yang keluar dari SPBU. "Tujuan lain yakni untuk melindungi konsumen serta pengusaha," ungkapnya, Jumat (30/3/2018).

Masih kata Masrifatul, dalam tahapan pengecekan, bila ada kesalahan dari mesin SPBU yang notabanenya buatan manusia nantinya akan ada toleransi sesuai dengan peraturan. Karena mesin SPBU adalah buatan manusia jika ada kesalahan maka akan ada toleransi yang diizinkan sesuai dengan aturan.

"Untuk memastikan jika segel tera ukuran pompa bensin tidak rusak dan sesuai. Selain itu, pengecekan yang dilakukan setahun sekali ini untuk meminimalisir jika terdapat kecurangan ukuran pada mesin pompa BBM yang dijual ke masyarakat," katanya.

Masrifatul menambahkan, pihaknya melakukan sidak di SPBU setahun sekali dan hingga saat ini belum ditemukan kecurangan. Pengecekan dilakukan mulai selang apakah ada kebocoran serta pengecekan nozzle jika menyentuh cairan apakah berhenti.

"Untuk penjual bensin eceran, bukan kewenangan kita. Kita terakhir melakukan pengecekan BBM yang keluar dari SPBU. Namun jika ada pengusaha SPBU yang melakukan kecurangan ukuran takaran BBM, sanksinya mulai peringatan tiga kali, kemudian bisa dilakukan penyegelan mesin pompa sampai diproses pidana," jelasnya. [tin/suf]

Tag : spbu

Berita Terkait

Komentar

Kanal Ekonomi