LPKNI Klaim Punya Solusi Perselisihan Angkutan Online dan Konvensional

Senin, 19 Maret 2018 11:50:32
Reporter : Ibnu F Wibowo
LPKNI Klaim Punya Solusi Perselisihan Angkutan Online dan Konvensional

Surabaya (beritajatim.com) - Lembaga Perlindungan Konsumen Nasional Indonesia mengaku sudah punya solusi untuk mengurai perselisihan antara moda transportasi konvensional dan online.

Nanang Nilson, Presiden Lembaga Perlindungan Konsumen Nasional Indonesia mengaku sudah melakukan beberapa kajian awal terkait pangkal masalah tersebut. "Kan dari para penyedia aplikasi tranportasi online ini sudah mengajak yang konvensional untuk bergabung. Tapi mereka tidak mau. Nah dari yang sudah kita lakukan, tidak mau ini karena beberapa hal. Bisa karena ada biaya awal yang mahal, syarat yang susah untuk dipenuhi, dan juga gengsi karena itu dimodali oleh asing," kata Nanang, Senin (19/3/2018).

Untuk itu, Ia mengaku bahwa pada Konggres Internasional ISO COPOLCO ke-40 2018 usulan solusi dari masalah tersebut akan dibawa untuk didiskusikan bersama seluruh pihak yang hadir.

"Kita sudah ada platform aplikasi transportasi online namanya "Mblayu" ini nanti akan kami tawarkan untuk dikelola oleh pemerintah sendiri. Harapannya, dengan dikelola oleh pemerintah, mereka-mereka yang konvensional mau beralih ke online. Tapi tentunya solusi ini harus disetujui oleh 50 persen +1 peserta konggres dulu," jelas Nanang lebih lanjut.

Sebagai informasi, Konggres Internasional ISO COPOLCO ke-40 2018 yang akan berlangsung pada 7-11 Mei 2018 di Nusa Dua, Bali.

Terkait pembahasan isu moda transportasi, seluruh Kadishub se-Indonesia serta perwakilan moda transportasi online dan konvensional akan turut serta hadir untuk berdiskusi bersama lebih dari 4.000 delegasi dari 147 Negara Anggota ISO (International Standard Organization) dari seluruh dunia. [ifw/kun]

Tag : taksi online

Berita Terkait

Komentar

Kanal Ekonomi