Tahun Politik, Peredaran Rupiah Meningkat Tajam

Kamis, 15 Maret 2018 19:37:10
Reporter : Lucky Aditya Ramadhan
Tahun Politik, Peredaran Rupiah Meningkat Tajam
foto/ilustrasi

Malang (beritajatim.com) - Ada peningkatan peredaran rupiah di berbagai wilayah Indonesia saat memasuki tahun politik 2018 ini.

Kepala Kantor Wilayah BI Malang Dudi Herawadi menyebut, di wilayah Bank Indonesia (BI) Malang terjadi peningkatan tajam pada Februari 2018. Nominal kliring tahun ini mencapai Rp 1,2 triliun. Tahun lalu di bulan yang sama hanya Rp 1,1 triliun. Kenaikan terjadi baik untuk penarikan tunai maupun non tunai.

"Sebelumnya Wakil Ketua PPATK sudah mensinyalir bahwa sejak Februari banyak transaksi yang ada kaitannya dengan Pilkada. Karena momen pemilu selalu melibatkan APBN ataupun APBD serta partisipasi dari pasangan calon yang otomatis menambah peredaran uang," papar Dudi, Kamis (15/3/2018).

BI menilai Pilkada berpengaruh pada penyebaran rupiah. BI telah menyiapkan rupiah, sehingga peredaran di masyarakat tidak sampai mengalami kekurangan dan aktivitas dapat berjalan lancar.

"Yang jelas BI siap menyediakan berapapun untuk memenuhi kebutuhan. Ini akan terus berlanjut sampai  2019. Karena juga akan ada Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif," kata Dudi.

Di Wilayah BI Malang, selain pemilihan Gubernur Jawa Timur, ada tiga daerah yang sedang menggelar pesta demokrasi, yakni Kota Malang, Kabupaten Pasuruan dan Kota Probolinggo. Tiga daerah tersebut merupakan wilayah kerja BI Malang. [luc/suf]

Tag : bank indonesia

Berita Terkait

Komentar

Kanal Ekonomi