Belasan Konglomerat Amerika Akan Temui Presiden Bicarakan Investasi

Jum'at, 09 Februari 2018 13:51:45
Reporter : Fahrizal Tito
Belasan Konglomerat Amerika Akan Temui Presiden Bicarakan Investasi

Surabaya (beritajatim.com) - Sebanyak enam belas calon investor asal Amerika Serikat (AS) direncanakan untuk bertemu dengan Presiden RI Joko Widodo, di Istana Kepresidenan pada 17 hingga 27 Februari 2018 mendatang untuk membicarakan keinginan berinvestasi di Indonesia.

Belasan calon investor yang diprakarsai Hartadinata Harianto, Co - CEO Stern Resources, Kepala Konjen RI di New York, Abdul Kadir Jailani, Winanto Adi selaku Kepala Konsul Ekonomi KJRI New York, dan didukung Bapak Erwin Haryono, Kepala Perwakilan BI New York, BKPM New York , BRI New York dan BNI New York itu juga akan berkunjung ke Bali, Lombok, Yogyakarta, Solo, dan Jakarta.

Hartadinata melalui siaran persnya, Jumat (9/2/2018) menyatakan kesiapannnya untuk mendiskusikan seberapa besar keberhasilan proyek yang mereka siapkan di Indonesia dengan beberapa petinggi pemerintahan.

“Sudah banyak yang fix dengan kehadiran kami, termasuk Gubenur dan Sultan Yogya serta Walikota Solo,” terang Hartadinata.

Kedatangan 16 calon investor asal Negeri Paman Sam ini akan membahas proyek strategis seperti properti, rumah sakit, fasilitas publik, serta kerjasama dengan stake holder.

“Kunjungan tersebut untuk memaparkan proyek investasi unggulan di daerah. Tim sangat siap dan enthusiast untuk ke Indonesia, apalagi menjajaki investasi dari semua bidang. Kami sangat berkenan untuk berbicara dengan menteri - menteri dan private business,” paparnya.

Selain itu, Harta bersama Carl Bolch III, selaku Co-Chief Executive Officer of SR Group sekaligus orang yang masuk dalam jajaran 50 orang terkaya di dunia versi Majalah Forbes, juga menghadiri seminar investasi diselenggarakan di Jakarta, pada tanggal 22 Februari 2018 mendatang.

"Seminar ini bertujuan untuk menjabarkan perspektif investor Amerika Serikat agar proposal proyek investasi daerah menjadi lebih matang dan siap dipromosikan, serta supaya mereka tak ragu berinvestasi di Indonesia," sambung calon konglomerat termuda di Indonesia lulusan Master Finance Claremont Mc Cenna California, yang masih berusia 23 tahun ini.

Selama Lima hari,  rombongan investor Amerika Serikat ini akan melakukan serangkaian kunjungan untuk menemui beberapa petinggi daerah,  diantaranya bertemu Gubernur Nusa Tenggara Barat pada 19 Februari, dilanjutkan berjumpa Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta sehari setelahnya.

Di akhir kunjungannya pada 23 Februari, rombongan pengusaha ini akan melakukan pertemuan dengan sejumlah menteri antara lain menteri perikanan dan kelautan, menteri pariwisata, menteri sumber daya alam,  menteri kesehatan dan menteri perhubungan.

Sebelumnya, SR Group yang berkantor pusat di New York tersebut telah melakukan beberapa kali kunjungan di Indonesia. Sebagai perusahaan raksasa dan organisasi swasta yang bergerak di bidang investasi, SR Group dinilai mampu menghasilkan peluang penambahan nilai dalam aset global, apalagi di Indonesia. (ito/kun)

Tag : investasi, amerika, presiden jokowi

Berita Terkait

Kanal Ekonomi