BPR Minta Pemerintah Memberikan Akses KUR

Kamis, 21 Desember 2017 17:26:41
Reporter : Renni Susilawati
BPR Minta Pemerintah Memberikan Akses KUR

Surabaya (beritajatim.com) - Jawa Timur memiliki Bank Perkreditan Rakyat (BPR) lebih banyak dibanding daerah lain, sedikitnya dari 1.617 BPR yang ada di Tanah Air, 312 BPR berasal dari Jatim. Namun sayangnya belum ada BPR dari Jatim yang masuk 5 besar BPR terbaik di Indonesia.

Hal itu diungkapkan oleh Sujatno, Ketua DPD Perbarindo Jatim, saat Media Gathering di Surabaya dengan tema "Kepercayaan Masyarakat Terhadap Perbankan Lokal" pada Kamis (21/12/2017). Menurutnya, BPR dari Jatim hanya mampu menduduki posisi 10 besar saja dari tahun ke tahun. Salah satu kendala masih belum berkembangnya BPR di Jatim, karena masih rendahnya aset dan omset BPR di Jatim.

"Masyarakat masih suka menitipkan dana dan aktivitas perbankan mereka kepada bank umum. Padahal secara legalitas, BPR juga di jamin oleh Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS). Jadi sebenarnya tak ada alasa bagi masyarakat untuk khawatir," ungkap Sujatno.

Sujatno juga berharap kebijakan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang selama ini diberikan kepada bank umum, nantinya juga bisa diberikan kepada BPR sehingga semakin besarnya penyaluran kredit BPR akan membuat omset BPR menjadi bertambah lebih cepat dan BPR pun bisa lebih mapan.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Dimas Yuliarto, Direktur Group Perumusan Kebijakan LPS dimana mengakui bahwa LPS menjamin semua tabungan, deposito nasabah BPR maksimal Rp 2 miliar sama dengan bank umum lainnya. Bahkan jika bank umum hanya boleh memberikan bunga untuk dana pihak ketiga (DPK)  sebesar 5,75 persen maka BPR dibolehkan memberikan bunga hingga 8,25 persen.

"Saat ini jumlah tabungan BPR yang dijamin oleh LPS sudah naik sekiatr Rp 84 triliun. Tentu dibandingkan bank umum jumlahnya masih kecil. Bank umum jumlah tabungan yang dijamin mencapai Rp 2.706 triliun. Tetapi kami yakin kedepan bank lokal yang lebih dikenal dengan BPR ini akan terus berkembang seiring dengan pemahaman masyarakat tentang BPR yang semakin baik," tandasnya.[rea/ted]

Tag : BPR, LPS, Dimas Yuliarto, Sujatno

Berita Terkait

Komentar

Kanal Ekonomi