Ramah Lingkungan, PG Raih Proper Hijau 2017

Kamis, 21 Desember 2017 17:46:36
Reporter : Deni Ali Setiono
Ramah Lingkungan, PG Raih Proper Hijau 2017

Gresik (beritajatim.com) - Produsen pupuk terlengkap di tanah air, PT Petrokimia Gresik (PG) meraih proper hijau 2017 dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). 

Sebelumnya, perusahaan yang ber-home based di Gresik, Jawa Timur itu pernah juga menyabet empat tahun berturut-turut 2013 hingga 2016 sebagai perusahaan yang ramah lingkungan, dan taat dalam pengelolahan lingkungan hidup. 

Penghargaan proper hijau diserahkan langsung oleh Kementrian LHK dan diberikan kepada Direktur Produksi PT Petrokimia Gresik (PG) I Ketut Rusnaya. 

"Proper ini merupakan program dan salah satu upaya dari Kementerian LHK untuk mendorong perusahaan di Indonesia agar taat dalam pengelolaan lingkungan hidup melalui instrumen informasi," ujarnya, Rabu (20/12/2017). 

Dalam penilaiannya, Kementrian LHK menerapkan standar tersendiri. Adapun, untuk proper memiliki lima peringkat yaitu hitam (tidak memiliki dokumen, dan izin lingkungan), Merah (ada upaya mengelola lingkungan namun belum sesuai peraturan), Biru (pengelolahan lingkungan sesuai dengan peraturan), Hijau (mengelola lingkungan lebih dari yang dipersyaratkan), Emas (Menunjukkan keunggulan lingkungan dalam proses produksi atau jasa, melaksanakan bisnis yang beretika, dan bertanggung jawab terhadap masyarakat).

"Ini pengakuan dari pemerintah bahwa Petrokimia Gresik, sebagai industri kimia berteknologi canggih, telah menerapkan sistem manajemen lingkungan yang semakin baik setiap tahunnya," ujar I Ketut Rusnaya. 

Sedangkan penilaian proper hijau ini, meliputi penilaian sistem manajemen lingkungan, pengembangan masyarakat (community development), serta pemanfaatan sumber daya (efisiensi energi, pengurangan dan pemanfaatan limbah B3, pengurangan pencemaran udara, 3R Limbah Padat Non-B3, efisiensi air dan penurunan beban pencemaran air limbah, serta perlindungan keanekaragaman hayati).

Dengan perolehan peringkat Proper Hijau lanjut I Ketut Rusnaya, PG bertekad mempertahankan dan meningkatkan pengelolaan lingkungannya hingga nanti mampu memperoleh kategori tertinggi, yaitu proper emas. 

"Salah satu indikator untuk memperoleh proper emas adalah adanya program corporate social responsibility (CSR) yang fokus pada pemberdayaan berkelanjutan untuk menciptakan masyarakat yang mandiri," ungkap Ketut.

Ia menambahkan, semua penghargaan itu tidak lepas dari peran masyarakat sekitar perusahaan. Sebab, tanpa dukungan selama ini PG akan kesulitan menjalankan produksinya.

"Kami berharap dukungan ini terus berlanjut agar PG dapat beroperasi dengan baik, lancar, dan dapat menjalankan tugas utamanya dengan baik, yaitu menyalurkan pupuk bersubsidi untuk mendukung program ketahanan pangan nasional. Dengan dukungan masyarakat pula, PG berharap Proper Emas bisa dicapai di tahun akan datang," tambahnya. [dny/ted]

Tag : petrokimia

Berita Terkait

Kanal Ekonomi