Demi Perkuat Saham

Bank Jatim Berikan Remunerasi Dalam Saham

Kamis, 07 Desember 2017 01:57:58
Reporter : Renni Susilawati
Bank Jatim Berikan Remunerasi Dalam Saham

Surabaya (beritajatim.com) - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (Tbk) atau Bank Jatim lebih suka memberikan remunerasi untuk direksinya dalam bentuk saham. Cara yang dilakukan Bank Jatim ini ditujukan untuk memberikan rasa memiliki yang lebih dari direksi dan komisaris, namun disisi lain buyback saham dapat menjaga sahamnya tetap stabil bahkan bisa naik.

Buyback akan dilakukan mulai Januari hingga Juni 2018 mendatang dengan total pembelian sekitar Rp 1,01 miliar. Manajemen Bank Jatim menilai buyback adalah langkah strategis untuk tahun 2018 dan telah disetujui pemegang saham melalui  Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

"Tahun ini kami juga sudah melakukan buyback sebesar Rp 1,2 miliar atas laporan keuangan tahun lalu," ungkap R Soeroso, Dirut Bank Jatim, Rabu (6/12/2017).

Jika dilihat dari nilai saham Bank Jatim saat ini memang menunjukkan tren yang positif, hingga akhir periode Oktober 2017, harga saham sebesar Rp 695 per lembar saham. Artinya, harga saham bankjatim naik 61,87 persen sejak IPO 2012 di harga Rp. 430 per lembar saham.  Agaknya di tahun depan Bank Jatim ingin mendulang kesuksesan yang sama.

Dilihat dari kinerja keuangan periode Oktober 2017, tercatat kinerja mengalami pertumbuhan yang signifikan dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya (YoY), tercatat bankjatim membukukan Iaba bersih 1,13 triliun atau tumbuh 26,07 persen total kredit sebesar 31,10 triliun atau tumbuh 4,67 persen sedangkan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 48,01 triliun atau tumbuh sebesar 16,72 persen.

"Rasio keuangan posisi Oktober 2017 lebih baik dibandingkan periode tahun sebelumnya, antara lain, Net Interest Margin (NIM) sebesar 6,73 persen dari sebelumnya 6,72 persen, Return On Asset (ROA) 3,07 persen menjadi 3,58 persen, dan pihaknya berhasil membukukan etisiensi pada Biaya Operasional dibanding Pendapatan Operasional (BOPO) dari 71,07 persen menjadi 64,78 persen," tandasnya. [rea/suf]

Tag : bank jatim

Berita Terkait

Kanal Ekonomi