Demi Kesehatan, Dokter Gamal Sarankan Iklan Rokok Dilarang

Kamis, 23 Nopember 2017 19:06:25
Reporter : Lucky Aditya Ramadhan
Demi Kesehatan, Dokter Gamal Sarankan Iklan Rokok Dilarang

Malang (beritajatim.com) - Dokter Gamal Albinsaid mempertanyakan pencabutan draft Rancangan Undang-undang penyiaran tentang larangan iklan rokok di media penyiaran oleh Badan Legislatif DPR RI.

"Saya menyayangkan mengetahui pada tahap harmonisasi di Baleg, Baleg mencabut larangan iklan rokok tersebut (draft 19 Juni 2017). Akhirnya draft RUU terakhir (3 Oktober 2017) mencabut larangan iklan rokok tersebut," kata Gamal di Malang.

Dokter yang terkenal karena membuka klinik gratis dengan membayar sampah itu mendukung langkah Komisi 1 DPRI yang menolak iklan rokok di media penyiaran. Menurut data Gamal, ada 144 negara di dunia yang menyatakan menolak penyiaran rokok.

"Sedangkan Indonesia belum. Untuk tingkat ASEAN saja Indonesia belum memberlakukan larangan penyiaran iklan rokok," ucap Gamal.

Gamal mengaku kesehatan masyarakat Indonesia harus menjadi pertimbangan utama. Sedangkan untuk dampak ekonomis petani tembakau, Gamal menyarankan pemerintah untuk membuat langkah lain demi keberlangsungan hidup para petani.

"Peningkatan penyakit akibat rokok cukup meningkat. Kematian akibat rokok juga mengalami kenaikan, kita saat ini sedang mengarah ke tingkat kesehatan yang sangat buruk. Harapanya penggunaan rokok berkurang di Indonesia," tandas Gamal. [luc/but]

Tag : rokok

Berita Terkait

Komentar

Kanal Ekonomi