Ketua MPR: Pemerintah Harus Jamin Harga Garam Rakyat

Senin, 18 September 2017 18:49:26
Reporter : Temmy P.
Ketua MPR: Pemerintah Harus Jamin Harga Garam Rakyat

Sumenep (beritajatim.com) - Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan meninjau lahan garam rakyat dan berdialog langsung dengan petani garam di Desa Pinggir Papas, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Senin (18/09/2017).

"Kami para petani garam rakyat tidak terlalu banyak mengharapkan bantuan pemerintah dalam bentuk fisik. Tapi kami meminta agar pemerintah bisa memperhatikan harga garam rakyat," kata Ketua Asosiasi Masyarakat Garam (AMG) Sumenep, Ubaidillah di hadapan Zulkifli Hasan.

Selain itu, ia meminta agar PT Garam yang ditunjuk pemerintah melakukan impor garam, tidak melepas garam impor dengan harga murah, agar harga garam rakyat tidak anjlok.

"Kami berharap, jangan sampai PT Garam melepas garam impor dengan harga di bawah Rp 2500 per kg, agar harga garam rakyat tidak jeblok," ujarnya.

Menanggapi aspirasi tersebut, Zulkifli Hasan mengaku siap untuk menindaklanjuti dengan membicarakan bersama pihak terkait.

Menurutnya, ada tiga hal penting yang harus dilakukan untuk melindungi petani garam. Yang pertama adalah jaminan harga. Apabila harga garam dijamin dengan standard tertentu, maka pasar akan bertahan pada petani garam rakyat.

"Selain itu, kami mengupayakan pemerintah mengatur impor garam, agar jangan sampai menghancurkan petani garam. Jangan sampai begitu impor masuk, garam rakyat gak laku. Kasihan rakyat. Karena itu, impor harus dikendalikan. Jangan sampai merugikan petani garam," tandasnya.

Zulkifli juga mengungkapkan, hal yang tidak kalah penting untuk dilakukan adalah memberi bekal ketrampilan pada petani garam sesuai teknologi.

"Selama ini petani garam mengolah garam dengan cara tradisiona. Karena itu, petani harus diberi ketrampilan dan di didik sesuai perkembangan agar tidak kalah bersaing," ucapnya.

Ia mengaku akan membicarakan beberapa poin tersebut dengan kementerian terkait dan pimpinan DPR RI, agar swasembada garam bisa tercapai dalam waktu sesingkat-singkatnya.

"Tentu saja petani garam kita ini harus meningkatkan produksinya, dan kualitas garamnya. Kalau itu tercapai, maka tidak perlu lagi impor garam. Dan negara kita sudah bisa swasembada garam," ungkapnya. (tem/ted)

Tag : garam

Berita Terkait

Kanal Ekonomi