BNI Genjot Penyaluran KUR

Kamis, 14 September 2017 06:47:50
Reporter : Renni Susilawati
BNI Genjot Penyaluran KUR
foto/ilustrasi

Surabaya (beritajatim.com) - Jelang akhir 2017, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI semakin gencar mengucurkan dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) pemerintah yang disalurkan melalui perbankan. Agar KUR bisa cair lebih banyak lagi, BNI sendiri terlibat dalam pengembangan pemasaran pelaku UMKM binaan mereka.

Menurut Handoko Adi Nugroho, Pemimpin Bisnis Banking BNI wilayah Surabaya pada semester I tahun 2017 lalu, kucuran KUR BNI Kanwil Surabaya masih mencapai Rp 400 miliar. Kekurangan Rp 600 miliar itu diagresifkan di semester II.

Pada semester I tahun 2017 lalu, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) mencatat realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) rata-rata belum mencapai separuh dari target.

Tercatat dari awal tahun sampai pertengahan Juli 2017, pemerintah telah menyalurkan KUR lewat bank penyalur sebesar Rp 48,03 triliun, kepada 2,18 juta debitur. Realisasi penyaluran KUR ini hampir 97 persen,  sisanya sekitar 3 persen dijalankan oleh beberapa Bank Pembangunan Daerah (BPD), bank swasta dan perusahaan pembiayaan
 
Fatma Saifullah Yusuf, saat membuka pameran Fashion and Craft Fair Surabaya 2017 mengatakan, UKM merupakan bagian dari kegiatan industri manufaktur yang memberi kontribusi besar pada PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) Jatim.

"Potensi UKM di Jatim ini cukup besar. Sehingga bisa memberi sumbangsih pertumbuhan ekonomi Jatim yang melebihi nasional yang mencapai 5,5 persen," kata Fatma.

Dalam pameran itu, ada tujuh stan RKB yang dikelola BNI.  Keikutsertaan itu sekaligus menunjukkan komitmen BNI dalam memberikan ruang kepada mitra-mitra binaannya untuk memperoleh akses pemasaran yang lebih luas. Selain mengandalkan online market di situs blanja.com.

"Mereka merupakan UKM yang sudah bankabel untuk KUR. Sementara yang belum, kami targetkan bisa akses KUR lewat BNI melalui kegiatan pameran ini, ataupun tergabung dalam RKB. Apalagi target kami sampai akhir tahun bisa kucurkan KUR hingga Rp 1 triliun," jelas Handoko. [rea/suf]

Tag : bank, kredit

Berita Terkait

Kanal Ekonomi