Pemprov Usulkan Revisi Harga Garam Rakyat di Tingkat Petani

Kamis, 31 Agustus 2017 00:22:13
Reporter : Temmy P.
Pemprov Usulkan Revisi Harga Garam Rakyat di Tingkat Petani
Wagub Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul) saat mendampingi Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan

Sumenep (beritajatim.com) - Pemerintah Provinsi Jawa Timur siap untuk mengusulkan ke Pemerintah Pusat, terkait revisi harga garam rakyat di tingkat petani.

"Kami akan memproses usulan revisi harga garam rakyat. Aspirasi itu akan kami usulkan ke pusat. Dan ini tadi Pak Menko Maritim juga merespon positif," kata Wakil Gubernur Jawa Timur, Syaifullah Yusuf.

Gus Ipul berada di Sumenep pada Rabu (30/8/2017) mendampingi Menko Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan mengunjungi lahan garam milik PT Garam di Desa Karang Anyar, Kecamatan Kalianget, sekaligus berdialog langsung dengan petani garam di desa setempat. Kunjungan tersebut juga didampingi Direktur Utama PT Garam, Dolly P. Pulungan.

"Yang jelas kami menyambut baik niat baik pemerintah yang membuat langkah-langkah progresif untuk meningkatkan produksi garam dalam negeri dan kesejahteraan petani garam," ujar Gus Ipul.

Sejumlah perwakilan petani garam rakyat dari Sumenep beberapa waktu lalu menemui Gus Ipul, menyampaikan keinginan agar ada revisi harga garam rakyat dari Rp 550 - 750 per kilogram menjadi Rp 1.000 -1.500 per kg.

Petani garam rakyat dari Sumenep menilai Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 125/M-DAG/PER/12/2015 yang salah satunya mengatur patokan harga garam rakyat pada kisaran Rp 550 hingga Rp 750 per kilogram, sudah tidak relevan dengan kondisi keekonomian saat ini.

Menurut Gus Ipul, ada beberapa perubahan langkah yang akan dilakukan pemerintah untuk menuju swasembada garam. Diantaranya menghadirkan sistem produksi modern dan menggunakan teknologi supaya efisien dan meningkatkan harga.

"Ini perlu direspon positif, karena sudah cukup lama menunggu masalah garam menuju swasembada. Tentu saja diharapkan petani bisa lebih sejahtera, dengan menekan biaya produksi dan menaikkan harga garam rakyat," tegasnya. [tem/suf]

Tag : garam, sumenep

Berita Terkait

Kanal Ekonomi