Pom Mini Marak, Diskoperindag Gresik Malah Tidak Tahu

Minggu, 06 Agustus 2017 18:26:17
Reporter : Deni Ali Setiono
Pom Mini Marak, Diskoperindag Gresik Malah Tidak Tahu
foto: ilustrasi [dok/beritajatim.com]

Gresik (beritajatim.com) - Keberadaan pom bensin mini akhir-akhir ini bermunculan di wilayah Kabupaten Gresik. Ironisnya, maraknya pom bensin itu malah tidak diketahui oleh Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) selaku pemangku kebijakan. Padahal, pom bensin mini itu sudah menjamur tidak hanya di perkotaan tapi juga di pedesaan.

Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Gresik, Agus Budiono mengatakan, soal pom bensin mini pihaknya mengaku tidak tahu banyak. Baik itu soal legalitas izinnya maupun jumlahnya.

"Para camat sudah saya perintahkan melakukan pendataan. Tapi, sampai saat ini belum ada yang  laporan," ujarnya, Minggu (6/8/2017).

Mengenai pom bensin mini itu ada izinnya apa tidak, dijelaskan Agus Budiono, pihaknya belum mengecek. Sebab, soal izin kewenangan Dinas Perizinan dan Pelayanan Terpadu Pemkab Gresik. Tapi, seharusnya ada izinnya. "Setiap  usaha harus dilengkapi dengan izin resmi. Apalagi itu berbahaya," ujarnya.

Seperti diketahui, pom bensin mini terus bermunculan. Jumlahnya, bahkan diprediksi sudah mencapai puluhan. Tidak hanya di kota tapi juga di pelosok desa. Pom bensin mini itu ada yang dalam bentuk manual, ada juga yang digital atau otomatis.

"Untuk harganya manual sekitar Rp.  8 juta, dan yang otomatis Rp  16 juta.  Barang itu saya beli dari Jakarta," tutur Bambang, pemilik pom mini di Jalan Mayjen Sungkono Gresik.

Harga bensin yang dijual sesuai dengan harga eceran. Setiap hari omzet yang didapat masih di atas Rp500 ribu. Beli bensin di pom bensin mini, kata Bambang, tidak ada manipulasi. Artinya, setiap pembelian sudah sesuai dengan takaran. "Kalau ada yang bilang cuma angin saja yang keluar, itu tidak benar," pungkas sambil berpromosi. [dny/suf]

Tag : bbm

Berita Terkait

Kanal Ekonomi