Proteksionisme Trump, Ekspor RI Menyasar China

Selasa, 18 April 2017 07:21:36
Reporter : -
Proteksionisme Trump, Ekspor RI Menyasar China
Kepala BPS Kecuk Suhariyanto

Jakarta (beritajatim.com) - Proteksi dagang yang dijalankan Presiden Amerika Serikat Donald John Trump, tak berdampak signfikan terhadap kinerja ekspor Indonesia. Benarkah?

Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS), kinerja ekspor Januari-Maret 2017, masih terjaga. Dan, negara tujuan ekspor terbesar adalah China. "China jadi tujuan utama ekspor nonmigas Indonesia, mengalahkan Amerika Serikat (AS)," ujar Kepala BPS, Kecuk Suhariyanto di Kantornya, Jakarta, Senin (17/04/2017).

Kecuk menjelaskan, total ekspor nonmigas Indonesia ke negeri Tirai Bambu, sepanjang kuartal I-2017 mencapai US$4,69 miliar. Disusul AS di urutan kedua dengan nilai US$4,29 miliar.

Adapun ekspor utama nonmigas RI Ke China, kata Kecuk, berupa bahan bakar mineral, lemak dan minyak nabati, crude palm oil (CPO) atau minyak sawit mentah, perhiasan permata, kendaraan dan peralatan listrik.

Kecuk mengakui telah terjadi penurunan ekspor dari AS dan Jepang. Negeri berjuluk Saudara Tua ini menurunkan permintaan produk-produk dari Indonesia. Di posisi ketiga ditempati India. "Masuknya India sebagai negara ketiga tujuan ekspor Indonesia telah mengalahkan Jepang yang biasanya menjadi negara ketiga tujuan ekspor," kata Kecuk.

Sementara ekspor ke negara-negara ASEAN dan Uni Eropa, menurut Kecuk, boleh dibilang tidak berubah. Nilai ekspor nonmigas ke wilayah ASEAN mencapai 20,78% senilai US$7,62 miliar. Sementara ekspor ke Uni Eropa memiliki porsi 11,21% senilai US$4,11 miliar. [inilah.com]

Tag : ekspor, cina

Berita Terkait

Kanal Ekonomi