Gandeng BNI 46, Kemensos Salurkan PKH Non Tunai Senilai Rp 300 M di Ponorogo

Senin, 17 April 2017 21:49:47
Reporter : Pramita Kusumaningrum
Gandeng BNI 46, Kemensos Salurkan PKH Non Tunai Senilai Rp 300 M di Ponorogo

Ponorogo (beritajatim.com) - Penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) Non Tunai mulai disalurkan di berbagai daerah. Termasuk di Kabupaten Ponorogo.

Kali ini, di bumi reyog, Kementerian Sosial (Kemensos) menggandeng PT Bank Negara Indonesia (BNI) untuk mencairkannya. Pencairan tersebut dalam bentuk Warung Gotong Royong Kelompok Usaha Bersama Elektronik Program Keluarga Harapan atau e-Warong KUBE PKH terus diperluas dalam hal penyalurannya.

Ponorogo dipercaya untuk menyalurkan Bansos PKH yang bertempat di Pendopo kab. Ponorogo dengan melibatkan 10 Agen46 BNI, yang di hadiri oleh Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Dirjen Linjamsos, Harry Hikmat, Dirjen PFM Kemsos  Andi Z.A Dulung, Wakil Bupati Ponorogo, Sudjarno dan disaksikan oleh CEO BNI wilayah Malang, Yessy Kurnia.

Pada tahun 2017 tahap IV ini akan disalurkan sekitar 1,027,000 Keluarga Penerima Manfaat dengan total nilai lebih dari Rp. 300 miliar. "Jadi total yang kami cairkan Rp 300 M lebih," kata CEO BNI wilayah Malang, Yessy Kurnia, Senin (17/4/2017).

Sama dengan sebelumnya, lanjut dia, sistem ini tetap menggunakan mekanisme nontunai melalui sistem Layanan Keuangan Digital (LKD) sesuai dengan arahan Bapak Presiden Joko Widodo agar penyaluran Bansos dan Subsidi terintegrasi dengan sistem perbankan, sehingga penyaluran dapat tepat jumlah, tepat sasaran, lebih efektif dan efisien.

Dia menjelaskan, keluarga yabg mengijuti program KPH tidak usah khawatir. Karena saat ini BNI telah memiliki 1001 Outlet di pulau Jawa 49 outlet di pulau Bali, 11.265 ATM di pulau Jawa – Bali,  adapun jumlah Agen46 sebanyak 7.747 meliputi Agen 46 sebanyak 5.603 termasuk calon agen rastra, Agen PKH 1.638, RPK 391 dan e-Waroeng sebanyak 115 yang dapat digunakan untuk penyaluran PKH.

Keluarga Penerima Manfaat akan memperoleh Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang sangat praktis. Dengan fitur e-wallet satu kartu dapat digunakan untuk berbagai program Bansos dan Subsidi. "Contohbya Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan, Elpiji , Pupuk dan lain sebagainya," katanya.

Selanjutnya untuk mendukung transparansi pengelolaan dan penyaluran Bansos dan Subsidi, semua pihak yang berkepentingan dengan data dapat memanfaatkan fiturmonitoring dan reporting yang ada. Dashboard dapat dipasang dimana saja untuk memantau penyaluran Bansos dan Subsidi secara real time dan akurat.

Yessy kurnia mengatakan, Penyaluran PKH tahap IV tlah dilaksanakan pada bulan Januari 2017 di kota yang telah ditentukan di beberapa kabupaten kota Wilayah Jawa dan Bali, sedangkan wilayah Malang meliputi kota Blitar, Jember, Kediri, Madiun, Malang, Pasuruan dan Probolinggo, Maret 2017 BNI Wilayah Malang dapat tambahan kab/kota menjadi 18 meliputi Banyuwangi, Bondowoso, Lumajang, Ngawi, Pacitan, Ponorogo, Trenggalek dan Tulungagung, sehingga total keseluruhan lebih dari 500 ribu KPM dengan total lebih Rp 90 milyar akan membagikan.

Khusus untuk penyaluran di Ponorogo yang akan mulai dilaksanakan hari ini, akan melayani KPM sebanyak lebih dari 300 KPM dan nominal lebih  Rp 175 juta cabang BNI cabang Ponorogo telah menyiapkan 26 e-Warong, 215 Agen46, 2 unit RPK, 23 ATM,  4 outlet BNI guna mendukung penyaluran ini

Dia menjelaskan, akhir Maret 2017 Agen46 di Wilayah Malang sebanyak lebih dari 2942 meliputi toko sembako 159 Agen, nontoko Sembako 536, E-Warong 49, RPK 333 Agen Pupuk 43, Agen LPG 2 sedangkan lainya 1870 Agen.

"Kami juga telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan para pendamping untuk pengaturan waktu dan jumlah penerima di masing-masing titik penyaluran," pungkasnya. (mit/kun)

Tag : bni, ponorogo

Berita Terkait

Kanal Ekonomi