Jarang Diberi Makan, Jumlah Kera Wendit Terus Menyusut
 

23 Februari 2012 00:19:45 WIB
Reporter : Brama Yoga Kiswara

Malang (beritajatim.com) - Kera ekor panjang yang punya bahasa latin "macaca fascicularis" di Taman Wisata Wendit (TWW) Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, jumlahnya diketahui terus menurun. Temuan Organisasi Perlindungan Satwa Liar, Pro Fauna Indonesia di Malang, dari 300 ekor kera panjang di TWW, kini jumlahnya tak sampai 200 ekor.

Turunnya populasi kera ekor panjang menurut Pro Fauna Indonesia akibat pengelola TWW, kurang peduli terhadap perkembang biakan satwa. Akibatnya, jumlah kera di taman wisata yang menyuguhkan daya tarik wisata air dan alam itu, terus mengalami penurunan habitat bagi kera ekor panjang.

"Ratusan kera yang hidup di wendit hanya mendapatkan makanan dari belas kasih pengunjung. Pengelola wendit, tidak memberinya makan maupun pengelolaan khusus terhadap perkembang biakan kera ekor panjang," ungkap Rosek Nursahid, Ketua Pro Fauna Indonesia, Malang, Rabu (22/2/2012).

Kata dia, Pro Fauna mencatat sebelumnya, jumlah kera ekor panjang di taman wendit masih diatas 300 ekor. Namun, jumlah itu kini tinggal 200 ekor saja. Populasi kera yang terus menurun, dikarenakan pengelola taman wisata wendit, tidak peduli dengan keberadaan kera-kera tersebut.

Dampak ketidak pedulian pengelola taman wendit, telah mengancam perkembang biakan kera ekor panjang. Akibat tidak diperhatikan dan juga jarang dikasih makan, kera-kera itu tidak bisa berkembang biak sebagaimana mestinya.

"Pola makan tidak teratur pada kera ekor panjang, membuatnya tidak bisa berkembang biak. Normalnya, dalam setahun kera ekor panjang sudah mempunyai bayi kera. Yang terjadi justru, lima tahun tidak ada pertambahan jumlah ekor kera. Ini sangat ironis," tegasnya.

Rosek menegaskan, Pro Fauna memantau sejak lima tahun terakhir, tidak ada jumlah yang meningkat. Dari temuan di lapangan, susutnya populasi jumlah kera ekor panjang, karena tidak pernah dikelola dan diperhatikan oleh taman wisata wendit. Kera yang kelaparan, terkadang menyerbu rumah warga sekitar.

"Kera ekor panjang adalah maskot bagi wendit. Kami mendesak Pemerintah Kabupaten Malang melalui PD Jasa Yasa yang mengelola taman wisata wendit lebih memperhatikan populasi kera-kera ditempat itu," pungkasnya. [yog/kun]

KOMENTAR ANDA Posting Komentar 
0 Komentar
   Berita Terkait : MONYET,MALANG