Ratusan Rumah di Trenggalek Terendam Banjir

22 Februari 2012 16:32:38 WIB
Reporter : Nanang Masyhari

Trenggalek (beritajatim.com) -- Hujan yang turun selama lebih dari lima jam menyebabkan wilayah Kabupaten Trenggalek mengalami banjir. Air setinggi lebih dari satu meter merendam ratusan rumah di dua kecamatan yakni, Kecamatan Pogalan dan Trenggalek.

Imam (34), salah seorang warga setempat mengatakan, banjir terjadi setelah air Sungai Ngasinan meluap. Karena ketakutan, sebagian warga di Kelurahan Kelutan memilih untuk mengungsikan barang-barang miliknya ke tempat yang lebih aman. Masih katanya, air mulai datang dan merendam rumah warga sekitar pukul 02.45 WIB. Saat ini, air sudah berangsur-angsur surut.

"Curah hujan turun sangat deras. Sampai pukul 03.00 WIB hujan belum berhenti. Karena tidak kuat menahan debet air yang mengalir di Sungai Ngasinan, dua tanggul pun abrol. Sehingga air meluap dan merendam rumah-rumah masyarakat," ujar Imam, Rabu (22/02/2012).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Trenggalek mencatat ada empat desa yang mengalami banjir. Masing-masing, Kelurahan Tamanan, Ngares, Kelutan dan Ngadirejo, Kecamatan Pogalan. Wilayah-wilayah yang mengalami musibah banjir berada di sepanjang bantaran Sungai Ngasinan. Wilayah tersebut merupakan daerah yang menjadi langganan banjir, setiap tahun

Sekretaris BPBD Kabupaten Trenggalek Prapto mengungkapkan, pihaknya sedang melakukan pemantauan di lapangan. Katanya, tidak adanya korban jiwa maupun kerusakan infrastruktur parah. Meski demikian, pihaknya mengingatkan agar warga terus meningkatkan kewaspadaan, terutama dalam mengantisipasi bahaya banjir kiriman dari kawasan pegunungan, mengingat curah hujan di kawasan tersebut hingga pagi ini dilaporkan masih cukup tinggi. "Kami khawatir apabila hujan tidak kunjung reda, di wilayah Kecamatan Pule bisa semakin parah. Untuk itu, kami juga menghimbau agar masyarakat selalu waspada," pintanya.[nng/ted]

KOMENTAR ANDA Posting Komentar 
0 Komentar
   Berita Terkait : BANJIR,TRENGGALEK