|
Dihantam Ombak, Dua Kapal Pengangkut Batu Bara Sandar di Kalianget
28 Januari 2012 14:31:29 WIB
Reporter :
Temmy P.
Sumenep (beritajatim.com) - Dua kapal tunda (tug boat) pengangkut batu bara, "Bina Marine", terpaksa berlindung di Pelabuhan Kalianget karena cuaca esktrem. "Kami berangkat dari Surabaya mau ke Cirebon. Ternyata di tengah perjalanan, dihadang cuaca buruk," kata Hadi, Nahkoda kapal, Sabtu (28/01/12).
Hadi mengaku kapalnya sempat terombang-ambing beberapa hari di tengah laut, dengan ombak besar dan angin kencang.
"Ketinggian ombaknya mencapai 4 meter. Kapal kami hampir terdampar. Sulit sekali melakukan pelayaran dengan kondisi cuaca ekstrem seperti ini. Tapi syukurlah, kami berhasil sandar di Pelabuhan Kalianget dengan selamat," ujarnya.
Hadi mengaku belum bisa memastikan, kapan akan melanjutkan perjalanan ke Cirebon. Dirinya masih menunggu cuaca membaik. "Sekarang, untuk sementara, biar kapal kami berlindung dulu di Kalianget. Nanti kalau cuacanya mereda, baru kami akan melanjutkan perjalanan," tukasnya.
Sementara Pelaksana Harian Kepala Administrator Pelabuhan Kalianget, Fajar Sadik menerangkan, cuaca ekstrem yang terjadi sejak Minggu (23/01/12), diperkirakan bertahan selama sepakan, atau hingga Senin (30/01/12).
"Kami memang mengimbau semua kapal menunda pelayaran, mengingat cuaca ekstrem. Ketinggian ombaknya bisa mencapai 5 meter untuk perairan Masalembu dan Kangean. Kondisi itu jelas membahayakan pelayaran," terangnya. [tem/ted]
|