|
Nelayan Tak Melaut, Harga Ikan Melonjak
11 Januari 2012 16:53:26 WIB
Reporter :
M. Ismail
Sidoarjo (beritajatim.com) - Cuaca buruk di perairan Sidoarjo dan Pasuruan menyebabkan pasokan ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di kampung nelayan pesisir timur Sidoarjo Desa Gisik Cemandi Sedati berkurang. Hal ini juga membuat harga ikan melonjak.
Seperti ikan kakap merah, yang semula seharga Rp 35 ribu/kilogramnya, kini naik menjadi Rp 45 ribu/kilogramnya. Ikan cumi yang semula Rp 20 ribu/ kilogramnya, naik menjadi Rp 27 ribu hingga Rp 35 ribu /kilogramnya.
Kenaikan sama juga terjadi pada jenis ikan lain seperti ikan kerapu yang semula hanya Rp 15 ribu/kilogramnya, kini harganya naik menjadi 20 ribu/kilogramnya. "Jenis ikan asin, yang semula seharga Rp 3000, kini seharga Rp 7000 perkilonya," ucap Ny Sa'adah penjual ikan di TPI Rabu (11/1/2012). Ucap dia, kenaikan harga ikan ini tak terlepas dari kulakannya di para nelayan, juga mengalami kenaikan. "Cuaca laut buruk. Akibatnya, para nelayan sedikit tangkapan dan dijualnya ke tengkulak dengan sedikit mahal," terang dia.
Demikian juga disampaikan H Rofiq penjual ikan lainnya. Kenaikan ini diakibatkan ikan dari para nelayan langkah. Setiap harinya, ada juga nelayan yang dapat ikan, tapi jumlahnya sedikit dan dijual mahal. "Karena jarangnya nelayan yang melaut, banyak pula pembeli yang mengeluh karena kelangkaan ikan yang dicari untuk dikonsumsi," tandas Rofiq. Diberitakan sebelumnya, akibat cuaca buruk, seperti angin kencang yang disertai gelombang tinggi hingga tiga meter, mengakibatkan nelayan takut melaut dan pasokan ikan di TPI langkah. Harga ikan di TPI juga mengalami kenaikan yang cukup lumayan. [isa/ted]
|