Pilkada Bojonegoro
Banyak Wajah Lama di Pilkada 2012
 

14 April 2012 21:02:47 WIB
Reporter : Tulus Adarrma

Bojonegoro (beritajatim.com) – Baliho pendukung masing-masing bakal calon (balon) Bupati Bojonegoro yang akan maju dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun ini mulai menghiasi penjuru kota. Wajah lama yang dulu sempat mencalonkan di Pilkada periode sebelumnya juga tak jarang yang kembali maju.

Misalnya Santoso, calon bupati yang kini diusung oleh koalisi partai nonparlemen, Muhammad Talhah, calon bupati yang diusung oleh Partai Golkar, dan Suyoto, Bupati Bojonegoro saat ini. Ketiga tokoh ini dulu sudah bertarung pada Pilbup 2007.

Saat itu, Santoso berpasangan dengan Budi Irawanto dengan sebutan Sowan. Pasangan ini diusung oleh PDI Perjuangan. Muhammad Talhah berpasangan dengan Tamam Syaifudin dengan sebutan Tahta. Pasangan ini diusung oleh Partai Golkar. Kemudian, Suyoto berpasangan dengan Setyo Hartono dengan sebutan Toto. Pasangan ini diusung oleh PAN dan terpilih sebagai bupati dan wakil bupati 2008-2013.

Selain ketiga tokoh lama itu, ada beberapa wajah baru yang kini muncul. Di antaranya, Wisnu Wardhana, ketua DPRD SUrabaya yang sudah mendaftar sebagai calon Bupati menggunakan kendaraan Partai berlambang kepala banteng dengan moncong putih. Ali Mahmudi, anggota DPRD Bojonegoro dari PKS, Andromeda Qomariah alias bunda Meda yang bakal maju lewat jalur independen, dan Budiono, ketua Kadin Bojonegoro.

Calon bupati atau calon wakil bupati kini telah banyak yang memasang baliho atau poster di sejumlah titik di Bojonegoro. Meski, merek tidak secara terang-terangan menyebutkan akan mencalonkan diri. Di antaranya, baliho bergambar Santoso terpasang di beberapa titik di Kota Bojonegoro. Lalu, baliho besar bergambar Suyoto dan Setyo Hartono. Baliho dan poster bergambar Ali Mahmudi juga kini terpasang di sejumlah titik.

Menurut Divisi Hukum Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bojonegoro, Abdim Munib, tahapan Pilbup Bojonegoro akan dimulai pada Mei nanti. Tahap awal, KPUK Bojonegoro akan merekrut anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS). [uuk/but]

KOMENTAR ANDA Posting Komentar 
0 Komentar