Jelang Kunjungan Wapres, Paket Buku Dikira Bom
 

18 Februari 2012 20:26:31 WIB
Reporter : Nanang Masyhari

Kediri (beritajatim.com) - Tiga hari menjelang kunjungan Wakil Presiden RI Boediono ke Kediri untuk membuka Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Tim Kompi I Detasemen C Polda Jatim disibukkan dengan adanya isu teror bom buku.

Bungkusan berbahan kardus berukuran 50X20 centimeter dengan berat 1,5 kilogram yang dicurigai didalamnya terdapat benda berbahan peledak, sempat mengusik ketenangan penghuni asrama Brimob.

Petugas langsung melakukan pemeriksaan menggunakan alat metal detektor. Diketahui bahwa didalamnya berisi sebuah logam. Sempat membuat panik para anggota kepolisian yang berada di dalam lokasi, Lapangan Brimob, termasuk Kapolres Kediri Kota AKBP Ratno Kuncoro. Namun, dengan sedikit ketelitian, berhati-hati, bungkusan tersebut dibuka. Ternyata, didalamnya diketahui sebuah buku. "Setelah kita periksa hanya sebuah buku. Kami berharap agar hal ini tidak dikait-kaitkan dengan kunjungan wapres. Sebab, ini bukan merupakan ancaman teror," ujar Kapolres Kediri Kota AKBP Ratno Kuncoro, Sabtu (18/02/2012)

Perlu diketahui, sebelum bungkusan berisi buku tersebut dibawa ke Markas Brimob, sempat diterima oleh seorang warga bernama Bajuri (69) asal Jalan KH. Agus Salim, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Bajuri mengaku, kiriman paketan tersebut dari sebuah biro jasa trevel di Jakarta. Karena tidak pernah melakukan pemesanan apapu, untuk kemudian barang tersebut disimpan di rumahnya selama satu minggu.

Karena curiga, akhirnya kiriman salah sasaran itu dilaporkan ke polisi. Dari hasil penelusuran diketahui buku tersebut sebenarnya dikirimkan kepada seseorang bernama Khamid, warga Kota Kediri.[nng/ted]

 

KOMENTAR ANDA Posting Komentar 
0 Komentar