|
Di-Sweeping Puluhan Bonek Diturunkan di Stasiun KA Mojokerto
12 Februari 2012 14:36:58 WIB
Reporter :
Misti P.
Mojokerto (beritajatim.com) - Puluhan bonek (supporter Persebaya Surabaya, red) diturunkan di Stasiun Kereta Api Mojokerto, Minggu (12/02/2012) tadi siang. Pasalnya, tiket yang mereka kantongi tak sesuai dengan KA keberangkatan.
Dibantu puluhan anggota Polres Mojokerto Kota yang sudah disiagakan di Stasiun Kereta Api Mojokerto jelang laga lanjutan IPL Persebaya Surabaya melawan Persema Malang di Gelora 10 November Tambak Sari, Surabaya, Minggu sore, petugas merazia KA Rapih Dhoho.
Kepala Stasiun KA Mojokerto, Lutfi Wijaya mengatakan, razia dilakukan dilakukan sesuai instruksi. "Bagi bonek yang tidak memiliki tiket harap turun dari KA," ungkapnya.
Hasilnya, sebanyak 10 orang bonek yang akan berangkat ke Surabaya diturunkan paksa. Pasalnya, tiket yang mereka miliki tidak sesuai dengan jadwal keberangkatan KA. Tak hanya tiket, petugas juga mengingatkan akan saat naik KA tidak menggunakan atribut bonek.
"Sebenarnya ada aturan yang menyebutkan agar penumpang yang menggunakan atribut bonek tidak diperbolehkan naik. Tapi ini tadi mereka hanya kita peringatkan saja, untuk yang diturunkan sebenarnya punya tiket namun keberangkat pukul 20.00 WIB dari Stasiun KA Jombang," jelasnya.
Sementara itu, Humas Polres Mojokerto Kota, AKP Sriyono mengatakan, pihaknya menurunkan dua pleton anggotanya untuk mengawaso keberangkatam bonek. "Kita hanya diminta bantuan untuk mengawasi agar tidak berbuat anarkis, masalah tiket bukan wewenang kita," tambahnya. [tin/kun]
|