|
Jelang Unas, Isu Mutasi Goyang Disdik Gresik
22 Februari 2012 19:51:05 WIB
Reporter :
Deni Ali Setiono
Gresik (beritajatim.com)- Menjelang ujian nasional (Unas) beberapa bulan lagi. Dinas pendidikan (Disdik) Gresik digoyang isu santer terkait mutasi besar-besaran di lingkungan pendidikan.
Isu ini semakin menguat menyusul bakal digulirkannya mutasi Jilid IV yang akan dilakukan Bupati Gresik Sambari Halim Radianto bersama Wakil Bupati Moch.Qosim. Selain di dinas pendidikan. Mutasi juga dilakukan di lingkup pejabat eselon II,III dan IV Pemkab Gresik.
Rencananya, mutasi ini dilakukan pada bulan Maret 2012 mendatang. "Jika menghendaki perubahan yang lebih baik pasangan Bupati Sambari Wabup Moch. Qosim harus berani mencopot pejabat-pejabat khususnya di lingkup Disdik Gresik yang tidak memiliki kemampuan," ujar salah satu tim sukses pasangan Sambari-Moch.Qosim yang enggan disebut namanya kepada wartawan, Rabu (22/02/2012).
Menurutnya, sudah selayaknya lingkup Disdik Gresik dilakukan perombakan besar-besaran. Termasuk mengganti beberapa kepala sekolah lebih dari dua periode.
Kendati akan ada perombakan di lingkup Disdik Gresik. Namun, mereka yang memiliki kemampuan tetap akan dipertahankan.
Ada beberapa pertimbangan yang menyebabkan mutasi dilakukan pada bulan Maret 2012. Sebab, pada bulan Februari hingga pertengahan Maret, Pemkab Gresik harus menuntaskan gawe besar, yakni memperingati HUT Pemkab Gresik ke-38 dan Hari Jadi Kota Gresik ke-525, sehingga tidak mungkin mutasi jilid IV dilakukan bulan ini.
Sementara itu, menanggapi santernya akan ada mutasi. Kepala BKD (Badan Kepegawaian Daerah) Gresik, Saputro mengatakan, mutasi pejabat merupakan hak prerogatif bupati. Kapan pun bupati bisa melakukan rolling atau mutasi pejabatnya. "BKD sangat hati-hati memilih dan memilah pejabat yang akan dimutasi," tandas Saputro.[dny/ted]
|